Ia melihat keputusan tersebut sebagai proses transisi menuju fase berkarya yang lebih personal dan jujur terhadap dirinya sendiri.
“Pengunduran diri ini bukanlah akhir, justru sedang mencari bentuk dan ruang yang lebih jujur denganku. Aku akan terus berkarya, melanjutkan cerita-cerita yang ingin aku perjuangkan, di ruang dan cara baru yang lebih baik. Sebagai bentuk kontribusi, kepada industry yang telah membesarkanku,” ungkapnya.
Selama enam tahun terakhir, Sinemaku Pictures dikenal sebagai salah satu rumah produksi yang melahirkan sejumlah film populer dan mendapat apresiasi luas di perfilman nasional.
Mundurnya Prilly pun memunculkan spekulasi publik mengenai langkah dan wadah kreatif baru yang akan ia tempuh ke depan.

