Unggahan tersebut menyoroti besarnya potensi monetisasi Nussa Rara sejak berdiri pada 2018 dengan total tayangan yang menembus lebih dari lima miliar.
Namun, alih-alih menikmati hasil kesuksesan, salah satu pendirinya justru disebut terjerat konflik pribadi, utang, dan kehilangan kendali atas perusahaan.
Tak lama setelah isu itu viral, Annisa Hadiyanti, salah satu founder Nussa Rara, muncul ke publik dan membenarkan sebagian kabar tersebut.
Ia mengaku menjadi korban perselingkuhan sekaligus dikeluarkan dari perusahaan yang ikut ia bangun.
“Makasih juga semua yang udah up case aku dan kasih dukungannya ya. It means a lot,” tulis Annisa pada Rabu (14/1/2026).
Dalam unggahan lanjutan, Annisa mengungkapkan kekecewaannya karena akses komunikasi hingga emailnya diblokir.
Ia juga mengaku telah mencoba berdamai dan menawarkan solusi mencari investor agar Nussa bisa kembali berjalan.
“Iya akupun sedih pas tahu dijual, padahal aku udah pernah istilahnya berdamai sama orang-orang yang ngusir aku dari perusahaan aku sendiri… Pokoknya masih banyak kisah ke zalimannya, nanti aku update lagi di IG,” tulisnya.
Sosok di Balik Nussa Rara
Annisa Hadiyanti mendirikan The Little Giantz bersama suaminya saat itu, Aditya Triantoro, yang menjabat sebagai CEO dan Co-Founder.

