Basarnas juga menyiapkan skenario alternatif apabila evakuasi udara tidak dapat dilakukan.
“Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, evakuasi akan ditempuh melalui jalur darat oleh tim SAR gabungan,” jelas Syafii.
Selain proses evakuasi korban, Basarnas bersama tim terkait juga akan melakukan pengangkatan bagian pesawat guna mendukung proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Operasi SAR ini melibatkan ribuan personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, unsur potensi SAR, serta relawan.
Pemantauan cuaca terus dilakukan secara intensif untuk menentukan waktu terbaik pelaksanaan evakuasi udara di medan ekstrem Puncak Bulusaraung. (*)

