Categories: News

Cucu Pendiri Napan Group, Rylan Henry Pribadi Wafat di Usia 17 Tahun Akibat Kecelakaan Ski di Jepang

Overview

  • Rylan Henry Pribadi, cucu pendiri Napan Group Henry Pribadi, meninggal dunia di usia 17 tahun akibat kecelakaan ski di Jepang pada 7 Januari 2026.
  • Kepergian Rylan memicu duka mendalam dari berbagai tokoh nasional, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.
  • Anindya Bakrie mengenang Rylan sebagai pribadi cerdas, berkarakter baik, berprestasi, dan sahabat dekat putranya sejak kecil.

SulawesiPos.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar pendiri Napan Group, Henry Pribadi, setelah cucunya, Rylan Henry Pribadi, meninggal dunia pada usia 17 tahun.

Rylan dikabarkan wafat akibat kecelakaan saat bermain ski di Jepang pada 7 Januari 2026, sebagaimana dilaporkan media internasional, Dailymail.

Kepergian remaja tersebut menyita perhatian publik dan tokoh nasional, mengingat Rylan merupakan putra pengusaha Reza Pribadi sekaligus cucu dari salah satu figur penting di dunia usaha nasional.

Ucapan belasungkawa datang dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyampaikan duka mendalam melalui akun Instagram pribadinya.

“Saya dan Ibu Yanti @yanti.airlangga menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda Rylan Henry Pribadi, putra dari sahabat kami, keluarga pengusaha nasional, Bapak Reza Pribadi dan cucu Bapak Henry Pribadi,” tulis Airlangga dikutip Sabtu (17/1/2026).

Ungkapan duka juga disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, yang mengaku memiliki kedekatan personal dengan keluarga almarhum.

“Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Rylan Henry Pribadi, putra dari sahabat saya Reza Pribadi @rezpribadi. Rylan juga cucu dari mantan tetangga kami, Pak Henry Pribadi,” tulis Anindya melalui akun Instagram pribadinya @anindyabakrie pada Jumat (16/1/2026).

Anindya menyebut kepergian Rylan sebagai kehilangan besar, mengingat usia almarhum yang masih sangat muda dan hubungannya yang dekat dengan keluarga.

“Sebagai sahabat karib, saya juga turut merasakan kehilangan atas berpulangnya Rylan di usia yang masih sangat muda,” lanjutnya.

Ia juga mengenang Rylan sebagai sosok yang berkarakter positif, berprestasi, serta memiliki kepribadian yang menonjol sejak kecil.

“Apalagi Rylan juga merupakan sahabat putra saya. Dari usia dini, Rylan melambangkan kepintaran, tata krama, spiritisme, kerja keras dan prestasi yang membanggakan,” tuturnya.

Dalam penutup pesannya, Anindya turut mendoakan keluarga besar yang ditinggalkan agar diberi kekuatan menghadapi masa berduka.

“Saya yakin Tuhan punya rencana indah di balik duka Reza dan keluarga. Semoga Reza dan keluarga besar yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Amin. Selamat jalan Rylan. Rest in peace,” tandasnya.

Ucapan duka terus mengalir dari berbagai kalangan, menandai besarnya simpati publik atas kepergian Rylan Henry Pribadi yang meninggal di usia belia.

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: Henry Pribadi kecelakaan ski Jepang Napan Group Rylan Henry Pribadi