30 C
Makassar
18 January 2026, 15:58 PM WITA

Raksasa Tambang Ma’aden Temukan Cadangan Emas Masif di Jantung Arab Saudi

Overview

  • Ma’aden menemukan cadangan emas baru sebesar 7,8 juta ons di empat wilayah strategis Arab Saudi, memperkuat posisinya sebagai pemain tambang global.

  • Penemuan emas masif ini menjadi bukti percepatan ambisi Arab Saudi dalam membangun industri pertambangan kelas dunia di luar sektor minyak.

  • Ekspansi sumber daya emas Ma’aden membuka peluang investasi besar dan mendukung target diversifikasi ekonomi kerajaan.

SulawesiPos.com – Perusahaan pertambangan raksasa Arab Saudi, Ma’aden, secara resmi mengumumkan penemuan cadangan emas baru sebesar 7,8 juta ons yang tersebar di empat lokasi strategis di seluruh wilayah Kerajaan.

Laporan yang dirilis oleh Gulf News pada tanggal 15 Januari 2026 ini menegaskan percepatan ambisi Arab Saudi dalam memperluas cadangan mineral domestik guna membangun waralaba emas kelas dunia.

Penemuan ini merupakan hasil dari aktivitas pengeboran intensif yang awalnya mengidentifikasi lebih dari sembilan juta ons emas sebelum disesuaikan dengan faktor pelaporan tahunan standar.

Ekspansi sumber daya ini mencakup aset utama Ma’aden di Mansourah Massarah, Uruq 20/21, Umm As Salam, serta penemuan baru yang signifikan di wilayah Wadi Al Jaww.

Baca Juga: 
Presiden Prabowo Beri Hormat kepada Mentan Amran dan Petani: Swasembada Pangan Tercepat dalam Sejarah Indonesia  

Proyek unggulan Mansourah Massarah mencatatkan pertumbuhan terbesar dengan kontribusi peningkatan bersih sebesar tiga juta ons emas dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, wilayah Uruq 20/21 dan Umm As Salam menyumbang 1,67 juta ons, sementara penemuan perdana di Wadi Al Jaww langsung mencatatkan sumber daya sebesar 3,08 juta ons emas.

CEO Ma’aden, Bob Wilt, menyatakan bahwa hasil luar biasa ini membuktikan keberhasilan strategi jangka panjang perusahaan dalam membuka kekayaan mineral Arab Saudi dan memperkuat posisi sebagai pemain tambang global utama.

Overview

  • Ma’aden menemukan cadangan emas baru sebesar 7,8 juta ons di empat wilayah strategis Arab Saudi, memperkuat posisinya sebagai pemain tambang global.

  • Penemuan emas masif ini menjadi bukti percepatan ambisi Arab Saudi dalam membangun industri pertambangan kelas dunia di luar sektor minyak.

  • Ekspansi sumber daya emas Ma’aden membuka peluang investasi besar dan mendukung target diversifikasi ekonomi kerajaan.

SulawesiPos.com – Perusahaan pertambangan raksasa Arab Saudi, Ma’aden, secara resmi mengumumkan penemuan cadangan emas baru sebesar 7,8 juta ons yang tersebar di empat lokasi strategis di seluruh wilayah Kerajaan.

Laporan yang dirilis oleh Gulf News pada tanggal 15 Januari 2026 ini menegaskan percepatan ambisi Arab Saudi dalam memperluas cadangan mineral domestik guna membangun waralaba emas kelas dunia.

Penemuan ini merupakan hasil dari aktivitas pengeboran intensif yang awalnya mengidentifikasi lebih dari sembilan juta ons emas sebelum disesuaikan dengan faktor pelaporan tahunan standar.

Ekspansi sumber daya ini mencakup aset utama Ma’aden di Mansourah Massarah, Uruq 20/21, Umm As Salam, serta penemuan baru yang signifikan di wilayah Wadi Al Jaww.

Baca Juga: 
Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

Proyek unggulan Mansourah Massarah mencatatkan pertumbuhan terbesar dengan kontribusi peningkatan bersih sebesar tiga juta ons emas dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, wilayah Uruq 20/21 dan Umm As Salam menyumbang 1,67 juta ons, sementara penemuan perdana di Wadi Al Jaww langsung mencatatkan sumber daya sebesar 3,08 juta ons emas.

CEO Ma’aden, Bob Wilt, menyatakan bahwa hasil luar biasa ini membuktikan keberhasilan strategi jangka panjang perusahaan dalam membuka kekayaan mineral Arab Saudi dan memperkuat posisi sebagai pemain tambang global utama.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/