30 C
Makassar
18 January 2026, 15:58 PM WITA

Raksasa Tambang Ma’aden Temukan Cadangan Emas Masif di Jantung Arab Saudi

Investasi besar yang dikucurkan perusahaan terus difokuskan pada wilayah emas di Arab Tengah, di mana pengeboran tingkat lanjut berhasil mengidentifikasi zona mineralisasi baru dan potensi perluasan tambang.

Proyek Mansourah Massarah kini memegang estimasi 116 juta ton material dengan kadar 2,8 gram emas per ton, sehingga total sumber daya di lokasi tersebut mencapai 10,4 juta ons emas.

Data teknis menunjukkan bahwa mineralisasi di deposit Mansourah dan Massarah tetap terbuka di kedalaman tertentu, yang memberikan peluang besar bagi penemuan-penemuan lebih lanjut di masa depan.

Selain emas, Ma’aden juga mendeteksi indikasi awal keberadaan tembaga dan nikel di wilayah Shayban serta Jabal Al Wakil, yang memperkuat ambisi kerajaan untuk membangun portofolio komoditas multi-sektor.

Penemuan ini menjadi sinyal kuat bagi investor internasional mengenai potensi skala besar wilayah Perisai Arab yang kini sedang ditransformasi menjadi pilar baru ekonomi berkelanjutan di luar sektor minyak.

Pengeboran akan terus dilanjutkan sepanjang tahun 2026 dengan harapan dapat memberikan pembaruan data yang lebih mendalam seiring dengan pemahaman perusahaan yang kian matang terhadap sistem mineral di kawasan tersebut.

Baca Juga: 
Arab Saudi Pimpin Negara-Negara Teluk Desak Amerika Serikat Urungkan Serangan ke Iran

Langkah agresif Ma’aden ini secara langsung mendukung target diversifikasi ekonomi Kerajaan dan menjanjikan peningkatan arus kas di masa depan melalui pengembangan tambang-tambang baru yang produktif. (ali)

Investasi besar yang dikucurkan perusahaan terus difokuskan pada wilayah emas di Arab Tengah, di mana pengeboran tingkat lanjut berhasil mengidentifikasi zona mineralisasi baru dan potensi perluasan tambang.

Proyek Mansourah Massarah kini memegang estimasi 116 juta ton material dengan kadar 2,8 gram emas per ton, sehingga total sumber daya di lokasi tersebut mencapai 10,4 juta ons emas.

Data teknis menunjukkan bahwa mineralisasi di deposit Mansourah dan Massarah tetap terbuka di kedalaman tertentu, yang memberikan peluang besar bagi penemuan-penemuan lebih lanjut di masa depan.

Selain emas, Ma’aden juga mendeteksi indikasi awal keberadaan tembaga dan nikel di wilayah Shayban serta Jabal Al Wakil, yang memperkuat ambisi kerajaan untuk membangun portofolio komoditas multi-sektor.

Penemuan ini menjadi sinyal kuat bagi investor internasional mengenai potensi skala besar wilayah Perisai Arab yang kini sedang ditransformasi menjadi pilar baru ekonomi berkelanjutan di luar sektor minyak.

Pengeboran akan terus dilanjutkan sepanjang tahun 2026 dengan harapan dapat memberikan pembaruan data yang lebih mendalam seiring dengan pemahaman perusahaan yang kian matang terhadap sistem mineral di kawasan tersebut.

Baca Juga: 
KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Kuota Haji

Langkah agresif Ma’aden ini secara langsung mendukung target diversifikasi ekonomi Kerajaan dan menjanjikan peningkatan arus kas di masa depan melalui pengembangan tambang-tambang baru yang produktif. (ali)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/