Overview
-
Gubernur Sulawesi Selatan mengimbau agar Ramadhan 1447 H dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial tanpa mengganggu efektivitas pelayanan pemerintahan.
-
Kegiatan seremonial daerah selama Ramadhan diminta dijadwalkan ulang, sementara buka puasa bersama diarahkan untuk melibatkan fakir miskin dan anak yatim piatu.
-
Pemerintah, swasta, BUMN, dan BUMD diajak menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial selama Bulan Suci Ramadhan.
SulawesiPos.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan imbauan resmi dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Imbauan tersebut menekankan pentingnya menjaga efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, khususnya kepada fakir miskin dan warga kurang mampu.
Dalam imbauannya, Andi Sudirman mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, sektor swasta, BUMN, dan BUMD untuk memaknai Ramadhan sebagai bulan penuh berkah dengan mengedepankan kebersamaan, empati, serta keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ramadhan adalah bulan ibadah dan kepedulian sosial. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat empati dan berbagi kepada fakir miskin, anak yatim piatu, serta warga yang kurang mampu,” ujar Andi Sudirman Sulaiman dikutip dari sulselprov.go.id.
Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga efektivitas kehadiran dan pelaksanaan tugas pemerintahan selama Ramadhan.
Untuk itu, ia mengimbau agar peringatan Hari Jadi Kabupaten/Kota maupun berbagai event daerah yang mengundang Gubernur, Wakil Gubernur, dan pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat dijadwalkan ulang dan dilaksanakan setelah Ramadhan, yakni pada April 2026.
Namun, apabila pemerintah kabupaten/kota tetap menyelenggarakan kegiatan tersebut, pelaksanaannya diharapkan dilakukan secara internal di daerah masing-masing, tanpa mengganggu fokus ibadah dan pelayanan publik selama Ramadhan.

