Digitalisasi, pengembangan desa wisata, serta peningkatan investasi luar negeri turut menjadi prioritas.
“Kita ingin desa menjadi garda terdepan dalam pembangunan nasional,” tambahnya merujuk pada tema Bangun Desa Bangun Indonesia.
Mendes Yandri menekankan bahwa mengurus 75.266 desa di Indonesia bukan perkara mudah.
Tugas ini tidak mungkin hanya dibebankan kepada satu kementerian saja.
Seluruh lembaga dan sektor harus saling mendukung untuk mencapai kemajuan yang merata di daerah tertinggal.
Ia mengingatkan pesan penting dari Presiden Prabowo Subianto tentang kerja sama lintas sektor.
Pembangunan desa membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
“Pesan Bapak Presiden Prabowo, kita ini bukan superman, tapi kita adalah super team,” tegas Mendes Yandri di hadapan para undangan.
Dua poin terakhir dari rencana aksi tersebut berkaitan dengan tantangan masa depan.
Kemendes PDT akan mempercepat pengembangan desa berketahanan iklim dan tangguh bencana.

