27 C
Makassar
18 January 2026, 17:42 PM WITA

Isra Miraj Berapa Hari Lagi? Cek Jadwal Resmi SKB 3 Menteri!

Isra Miraj Merupakan Peristiwa Apa?

Isra Miraj adalah peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam ketika Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan pada satu malam.

Rasulullah SAW diperjalankan dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem dalam peristiwa Isra, lalu dilanjutkan dengan Mi’raj, yakni naik ke lapisan langit hingga Sidratul Muntaha.

Pada momen inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT, yang kemudian menjadi kewajiban pokok bagi umat Islam hingga sekarang.

Apakah Isra Miraj Boleh Diperingati?

Peringatan Isra Miraj diperbolehkan sepanjang tidak diyakini sebagai ibadah khusus dengan tata cara ritual tertentu.

Peringatan tersebut dipandang sebagai sarana untuk mengambil pelajaran dan memperdalam pemahaman keagamaan.

Muhammadiyah menilai peringatan Isra Miraj tidak tergolong bid’ah karena termasuk dalam ranah ibadah muamalah, yaitu kegiatan sosial-keagamaan yang bertujuan menggali hikmah dari peristiwa penting dalam Islam.

“Dalam Putusan Muhammadiyah, peringatan Isra Mikraj tidak termasuk bid’ah karena masuk kategori ibadah muamalah dan tidak memiliki ritual khusus,” ujar Wakil Ketua Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Agus Tri Sundani, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Senin (12/1/2026).

Baca Juga: 
"Locked and Loaded”: Ketika Bahasa Militer Trump Membuka Ancaman Intervensi atas Iran

Sementara itu, pandangan ulama yang dirujuk dari laman Almanhaj menyebutkan bahwa peringatan Isra Miraj menjadi tidak diperbolehkan jika diyakini sebagai ibadah khusus.

Namun, mengambil pelajaran dan hikmah dari peristiwa tersebut tetap dibolehkan dalam Islam.

Isra Miraj Merupakan Peristiwa Apa?

Isra Miraj adalah peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam ketika Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan pada satu malam.

Rasulullah SAW diperjalankan dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem dalam peristiwa Isra, lalu dilanjutkan dengan Mi’raj, yakni naik ke lapisan langit hingga Sidratul Muntaha.

Pada momen inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT, yang kemudian menjadi kewajiban pokok bagi umat Islam hingga sekarang.

Apakah Isra Miraj Boleh Diperingati?

Peringatan Isra Miraj diperbolehkan sepanjang tidak diyakini sebagai ibadah khusus dengan tata cara ritual tertentu.

Peringatan tersebut dipandang sebagai sarana untuk mengambil pelajaran dan memperdalam pemahaman keagamaan.

Muhammadiyah menilai peringatan Isra Miraj tidak tergolong bid’ah karena termasuk dalam ranah ibadah muamalah, yaitu kegiatan sosial-keagamaan yang bertujuan menggali hikmah dari peristiwa penting dalam Islam.

“Dalam Putusan Muhammadiyah, peringatan Isra Mikraj tidak termasuk bid’ah karena masuk kategori ibadah muamalah dan tidak memiliki ritual khusus,” ujar Wakil Ketua Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Agus Tri Sundani, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Senin (12/1/2026).

Baca Juga: 
Helikopter Caracal Sisir Lokasi Pesawat ATR Jatuh di Leang-Leang dan Gunung Bulusaraung

Sementara itu, pandangan ulama yang dirujuk dari laman Almanhaj menyebutkan bahwa peringatan Isra Miraj menjadi tidak diperbolehkan jika diyakini sebagai ibadah khusus.

Namun, mengambil pelajaran dan hikmah dari peristiwa tersebut tetap dibolehkan dalam Islam.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/