27 C
Makassar
18 January 2026, 17:38 PM WITA

Indonesia–Turki Perkuat Kemitraan Strategis Bidang Politik, Pertahanan dan Keamanan

Overview

  • Indonesia dan Turki memperkuat kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan melalui Pertemuan 2+2 yang mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara.
  • Pertemuan ini membahas penguatan hubungan bilateral, kerja sama pertahanan dan industri pertahanan, serta isu strategis regional dan global.
  • Kedua negara menegaskan komitmen untuk mendorong kemandirian pertahanan, peningkatan kapasitas SDM, serta kerja sama yang berkontribusi pada stabilitas regional dan perdamaian dunia.
  • Dialog 2+2 disepakati sebagai mekanisme strategis berkelanjutan, dengan pertemuan selanjutnya akan digelar di Jakarta

.SulawesiPos.com, Turki — Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Turki menggelar Pertemuan 2+2 Indonesia–Turki yang mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara sebagai wujud penguatan kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan.

Pertemuan ini dihadiri delegasi Indonesia yang dipimpin Menlu RI Sugiono dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, serta delegasi Turki yang dipimpin Menlu Turki Hakan Fidan dan Menhan Nasional Turki Yaşar Güler.

Pertemuan 2+2 ini merupakan tindak lanjut langsung dari kesepakatan para Kepala Negara Indonesia dan Turki dalam Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi sebelumnya, serta menjadi forum penting untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri dan pertahanan kedua negara dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global.

Baca Juga: 
Penemuan Mumi Macan Tutul Langka di Arab Saudi

Dalam pertemuan ini, kedua negara membahas perkembangan hubungan bilateral, isu-isu strategis regional dan global, serta arah penguatan kerja sama pertahanan dan industri pertahanan.

Indonesia dan Turki menegaskan komitmen bersama untuk mendorong kemandirian pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan kerja sama industri pertahanan yang saling menguntungkan.

Pada kesempatan ini, Menhan RI menekankan bahwa sinergi antara diplomasi dan pertahanan merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas regional dan global.

Kerja sama pertahanan Indonesia–Turki diarahkan untuk meningkatkan interoperabilitas, kesiapan operasional, serta kontribusi aktif kedua negara dalam misi perdamaian dunia dan upaya kemanusiaan.

Selain itu, kedua negara juga menegaskan kesamaan pandangan dalam sejumlah isu internasional, termasuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, penguatan peran negara-negara berkembang melalui forum multilateral, serta pentingnya dialog dan kerja sama sebagai dasar penyelesaian konflik global.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kemitraan, serta mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Turki untuk menjadikan format dialog 2+2 sebagai mekanisme strategis berkelanjutan.

Baca Juga: 
Percepatan Rehabilitasi Irigasi Dorong Swasembada Pangan Nasional

Selanjutnya kedua pihak sepakat bahwa pertemuan 2+2 berikutnya akan diselenggarakan di Jakarta sebagai bagian dari kesinambungan dialog tingkat tinggi Indonesia–Turki. (*)

Overview

  • Indonesia dan Turki memperkuat kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan melalui Pertemuan 2+2 yang mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara.
  • Pertemuan ini membahas penguatan hubungan bilateral, kerja sama pertahanan dan industri pertahanan, serta isu strategis regional dan global.
  • Kedua negara menegaskan komitmen untuk mendorong kemandirian pertahanan, peningkatan kapasitas SDM, serta kerja sama yang berkontribusi pada stabilitas regional dan perdamaian dunia.
  • Dialog 2+2 disepakati sebagai mekanisme strategis berkelanjutan, dengan pertemuan selanjutnya akan digelar di Jakarta

.SulawesiPos.com, Turki — Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Turki menggelar Pertemuan 2+2 Indonesia–Turki yang mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara sebagai wujud penguatan kemitraan strategis di bidang politik, pertahanan, dan keamanan.

Pertemuan ini dihadiri delegasi Indonesia yang dipimpin Menlu RI Sugiono dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, serta delegasi Turki yang dipimpin Menlu Turki Hakan Fidan dan Menhan Nasional Turki Yaşar Güler.

Pertemuan 2+2 ini merupakan tindak lanjut langsung dari kesepakatan para Kepala Negara Indonesia dan Turki dalam Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi sebelumnya, serta menjadi forum penting untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri dan pertahanan kedua negara dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global.

Baca Juga: 
Wamen Prof. Fauzan Beri Tantangan Berat ke Rektor UNHAS Terpilih: Jangan Hanya Jadi Perguruan Tinggi Biasa

Dalam pertemuan ini, kedua negara membahas perkembangan hubungan bilateral, isu-isu strategis regional dan global, serta arah penguatan kerja sama pertahanan dan industri pertahanan.

Indonesia dan Turki menegaskan komitmen bersama untuk mendorong kemandirian pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan kerja sama industri pertahanan yang saling menguntungkan.

Pada kesempatan ini, Menhan RI menekankan bahwa sinergi antara diplomasi dan pertahanan merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas regional dan global.

Kerja sama pertahanan Indonesia–Turki diarahkan untuk meningkatkan interoperabilitas, kesiapan operasional, serta kontribusi aktif kedua negara dalam misi perdamaian dunia dan upaya kemanusiaan.

Selain itu, kedua negara juga menegaskan kesamaan pandangan dalam sejumlah isu internasional, termasuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, penguatan peran negara-negara berkembang melalui forum multilateral, serta pentingnya dialog dan kerja sama sebagai dasar penyelesaian konflik global.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kemitraan, serta mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Turki untuk menjadikan format dialog 2+2 sebagai mekanisme strategis berkelanjutan.

Baca Juga: 
Percepatan Rehabilitasi Irigasi Dorong Swasembada Pangan Nasional

Selanjutnya kedua pihak sepakat bahwa pertemuan 2+2 berikutnya akan diselenggarakan di Jakarta sebagai bagian dari kesinambungan dialog tingkat tinggi Indonesia–Turki. (*)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/