Dari Abu Hurairah, bahwa ada seorang lelaki berkata, “Wahai Rasulullah! Sungguh aku memiliki kerabat. Aku menyambung hubungan dengan mereka, namun mereka memutuskanku. Aku berbuat baik kepada mereka, namun mereka berbuat buruk kepadaku. Aku berlemah lembut dengan mereka, namun mereka berbuat kasar kepadaku.”
Maka Nabi SAW berkata, “Apabila benar demikian, maka seakan engkau menyuapi mereka pasir panas, dan Allah akan senantiasa menjadi Penolongmu selama engkau berbuat demikian.” (HR Muslim & Ahmad)
Mengamalkan sunnah-sunnah puasa tidak hanya menambah pahala, tetapi juga menjadikan ibadah puasa lebih bermakna dan sempurna. Dengan niat yang ikhlas dan konsistensi dalam beramal, puasa dapat menjadi sarana pembentukan pribadi yang lebih bertakwa dan berakhlak mulia. (ayi)

