Categories: News

Niat Puasa Ramadhan Arab dan Artinya, Lengkap dengan Waktu Membacanya

Overview

  • Niat puasa Ramadhan merupakan syarat sah puasa yang membedakan ibadah dengan aktivitas biasa.
  • Bacaan niat puasa Ramadhan bisa diucapkan atau dihadirkan dalam hati dengan tujuan menjalankan puasa wajib karena Allah.
  • Niat puasa Ramadhan dilakukan pada malam hari hingga sebelum terbit fajar.

SulawesiPos.com – Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang memenuhi syarat agar ibadah puasa sah dan bernilai di sisi Allah SWT.

Karena itu, memahami niat puasa Ramadhan Arab dan artinya, termasuk waktu membacanya, sangat penting bagi umat Islam.

Berikut penjelasan lengkap niat puasa Ramadhan, beserta dalil dan waktu pelaksanaannya.

Niat Puasa Ramadhan Arab dan Artinya

Berikut bacaan niat puasa Ramadhan yang umum diamalkan oleh umat Islam dikutip dari buku Panduan Ibadah Ramadhan oleh Annisah Nurul Hasanah, LC. S.Ag:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ الله تعالى

Arab Latin: Nawaitu shaumi ghadin an adai fardli Ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.

Pentingnya Membaca Niat Puasa Ramadhan

Dalam setiap ibadah, niat memiliki peran yang sangat mendasar karena menjadi pembeda antara perbuatan biasa dan ibadah yang bernilai pahala. Tanpa niat, sebuah amalan tidak dianggap sebagai ibadah meskipun secara lahiriah terlihat sama.

Seseorang yang menahan makan dan minum sejak fajar hingga matahari terbenam, tetapi tidak disertai niat puasa, maka perbuatannya hanya bernilai kebiasaan atau diet, bukan ibadah puasa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang dia niatkan.” (HR Bukhari Muslim).

Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama Jawa Barat, dalam riwayat lain Rasulullah SAW juga bersabda:

مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Artinya: “Siapa yang tidak berniat puasa dari malam hari maka tidak ada puasa baginya.”

Hadis ini menegaskan bahwa niat merupakan syarat sah puasa, khususnya untuk puasa wajib seperti Ramadhan.

Waktu Membaca Niat Puasa Ramadhan

Niat puasa Ramadhan dilakukan pada malam hari, yaitu sejak terbenam matahari hingga sebelum terbit fajar.

Hal ini karena puasa Ramadhan termasuk ibadah wajib yang mensyaratkan niat sejak malam.

Mantan Mufti Agung Mesir, Syekh Ali Jum’ah Muhammad, menjelaskan bahwa puasa wajib berbeda dengan puasa sunah.

Pada puasa sunah, niat masih diperbolehkan setelah matahari terbit selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Sementara itu, Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda:

“Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum datang waktu fajar maka puasanya tidak sah.” (HR Ahmad).

Dengan demikian, umat Islam dianjurkan membiasakan membaca niat puasa Ramadhan setiap malam agar terhindar dari keraguan dan memastikan sahnya ibadah puasa. (tar)

 

Admin

Share
Published by
Admin
Tags: niat puasa niat puasa ramadhan ramadhan