Pentingnya Membaca Niat Puasa Ramadhan
Dalam setiap ibadah, niat memiliki peran yang sangat mendasar karena menjadi pembeda antara perbuatan biasa dan ibadah yang bernilai pahala. Tanpa niat, sebuah amalan tidak dianggap sebagai ibadah meskipun secara lahiriah terlihat sama.
Seseorang yang menahan makan dan minum sejak fajar hingga matahari terbenam, tetapi tidak disertai niat puasa, maka perbuatannya hanya bernilai kebiasaan atau diet, bukan ibadah puasa.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang dia niatkan.” (HR Bukhari Muslim).
Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama Jawa Barat, dalam riwayat lain Rasulullah SAW juga bersabda:
مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
Artinya: “Siapa yang tidak berniat puasa dari malam hari maka tidak ada puasa baginya.”
Hadis ini menegaskan bahwa niat merupakan syarat sah puasa, khususnya untuk puasa wajib seperti Ramadhan.

