Categories: News

Doa Qunut: Bacaan, Hukum, dan Waktu Pelaksanaannya

SulawesiPos.com – Doa qunut menjadi salah satu amalan yang kerap terdengar dalam sholat berjamaah, khususnya pada sholat Subuh.

Meski tidak termasuk rukun sholat, doa qunut memiliki kedudukan istimewa karena berisi permohonan perlindungan, petunjuk, dan keberkahan kepada Allah SWT.

Namun, masih banyak umat Muslim yang belum memahami secara utuh makna, fungsi, serta waktu pelaksanaan doa qunut.

Secara bahasa, qunut berarti tunduk, patuh, dan taat. Dalam konteks ibadah, doa qunut adalah doa khusus yang dibaca pada posisi berdiri dalam sholat, setelah rukuk pada rakaat tertentu.

Doa ini mencerminkan kepasrahan hamba kepada Allah sekaligus harapan akan kebaikan hidup di dunia dan akhirat.

Bacaan Doa Qunut

Versi Pendek

Bacaan doa qunut dikutip dari KitabAl-Adzhar karya Imam an-Nawawi, sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّمَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ .

Allaahummah dinii fii man hadaits, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a’thaits, wa qi nii syarra maa qadhaits, fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahuu laa yadzillu mau waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalits.

Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atas-Mu, dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi.”

Versi Panjang

Bacaan doa qunut dari buku Panduan Muslim Sehari-hari karya KH. M. Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El-Sutha.

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيْمَنُ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي بِرَحْمَتِكَ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُلَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمّيوَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَ سَلَّم

Allaahummahdinii fiiman hadaita, wa ‘aafinii fiman ‘aafaita, wa tawallanii fii man tawallaita, wa baarik lii fiimaa a’thaita, wa qinii bi rahmatika syarra maa qadhaita fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaika, wa innahu laa yadzillu man waalaita, wa laa ya’izzu man ‘adaita, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaita, fa lakal hamdu ‘alaa maa qadhaita, astahgfiruka wa atuubu ilaika, wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin-nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa alihi wa shahbihi wasallama.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah aku petunjuk seperti orang-orang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan, seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Limpahkanlah keberkahan kepada apa saja yang telah Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dengan kasih sayang-Mu dari segala keburukan apa-apa yang telah Engkau putuskan (tetapkan), karena sesungguhnya Engkau-lah yang memberikan ketentuan dan tidak ada yang bisa memberikan ketentuan (keputusan) atas diri-Mu. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau berikan kekuasaan, dan tidaklah akan mulia orang yang telah Engkau musuhi, Maha Berkah lah Engkau dan Maha Luhur lah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas apa yang telah Engkau tetapkan. Aku mohon ampun dan bertobat kepada-Mu. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan keselamatan (sholawat) atas diri junjungan kami. Nabi Muhammad, dan juga atas keluarga dan para sahabatnya.”

Waktu Pelaksanaan Doa Qunut

Doa qunut dibaca pada rakaat kedua sholat Subuh setelah bangkit dari rukuk (i‘tidal).

Dalam mazhab Syafi’i, qunut Subuh dianjurkan untuk dibaca secara rutin. Sementara dalam mazhab lain, doa qunut tidak dibaca secara tetap pada Subuh, kecuali pada kondisi tertentu.

Qunut menurut Imam Malik tergolong amalan yang mustahab, yaitu hal yang dianjurkan namun Nabi tidak mengamalkannya secara terus-menerus semasa hidup.

Berdasarkan beberapa riwayat hadits, disebutkan bahwa Nabi pernah berqunut selama sekian hari, lantas beliau meninggalkannya.

Selain qunut Subuh, terdapat pula qunut nazilah, yaitu doa qunut yang dibaca ketika umat Islam sedang menghadapi musibah, bencana, atau situasi genting.

Qunut nazilah dapat dibaca pada sholat wajib selain Subuh, baik oleh imam maupun sendiri.

Hukum Membaca Doa Qunut

Mayoritas ulama sepakat bahwa membaca doa qunut hukumnya sunnah.

Artinya, jika dikerjakan akan mendapatkan pahala, dan jika ditinggalkan tidak membatalkan sholat.

Meski demikian, bagi makmum dianjurkan tetap mengikuti imam agar menjaga kekompakan dan kekhusyukan dalam berjamaah.

Doa qunut mengajarkan umat Islam untuk selalu menggantungkan harapan hanya kepada Allah SWT.

Di dalamnya terkandung nilai tawakal, keikhlasan, serta pengakuan bahwa segala ketentuan hidup berada dalam kuasa-Nya.

Membaca doa qunut juga menjadi pengingat bahwa manusia senantiasa membutuhkan petunjuk dan perlindungan Ilahi.

Perbedaan Pandangan dalam Praktik Qunut

Perbedaan praktik doa qunut di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dan telah menjadi bagian dari khazanah fikih Islam.

Perbedaan ini tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan dipahami sebagai kekayaan pandangan keilmuan dalam Islam.

Doa qunut bukan sekadar rangkaian bacaan dalam sholat, melainkan doa penuh makna yang mengajarkan kepasrahan dan pengharapan kepada Allah SWT.

Dengan memahami makna dan tujuan doa qunut, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh kesadaran. (ayi)

Admin

Share
Published by
Admin
Tags: ramadhan sholat doa qunut bacaan qunut