27 C
Makassar
18 January 2026, 19:12 PM WITA

Dunia Pesantren Berduka, Pimpinan Pondok Modern Gontor KH Amal Fathullah Zarkasyi Meninggal Dunia

Pada 2014, Prof. Amal dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Akidah di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, mempertegas posisinya sebagai salah satu pakar pemikiran Islam terkemuka di Indonesia.

Kemudian menerima gelar Doktor Honoris Causa di bidang Dirasat Islam dari Fatoni University, Thailand pada 2017.

Kiprah Pemikiran dan Pengabdian

Dikenal sebagai pemikir di bidang filsafat dan teologi Islam, Prof. Amal Fathullah Zarkasyi aktif menyuarakan gagasan-gagasan keislaman yang kritis dan mendalam.

Karya-karyanya banyak membahas isu akidah, pemikiran modern, hingga tantangan liberalisme dalam konteks dunia Islam.

Kapasitas intelektual tersebut mengantarkannya dipercaya mengemban sejumlah peran strategis, di antaranya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat serta terlibat aktif dalam Forum of Universities in the Islamic World (FUIW), sebuah jejaring kerja sama universitas Islam dunia.

Prof. Amal juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Darussalam Gontor pada 2014–2020.

Dalam kepemimpinannya, UNIDA Gontor mengalami penguatan dalam bidang akademik, bahkan berhasil mengukuhkan diri sebagai universitas berbasis pesantren.

Baca Juga: 
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Internasional, Lebih 100 Rekening Diblokir

“Islamisasi ilmu pengetahuan” adalah konsep keilmuan kontemporer dengan nilai tradisional Islam yang selalu ia gaungkan

Pada 2014, Prof. Amal dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Akidah di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, mempertegas posisinya sebagai salah satu pakar pemikiran Islam terkemuka di Indonesia.

Kemudian menerima gelar Doktor Honoris Causa di bidang Dirasat Islam dari Fatoni University, Thailand pada 2017.

Kiprah Pemikiran dan Pengabdian

Dikenal sebagai pemikir di bidang filsafat dan teologi Islam, Prof. Amal Fathullah Zarkasyi aktif menyuarakan gagasan-gagasan keislaman yang kritis dan mendalam.

Karya-karyanya banyak membahas isu akidah, pemikiran modern, hingga tantangan liberalisme dalam konteks dunia Islam.

Kapasitas intelektual tersebut mengantarkannya dipercaya mengemban sejumlah peran strategis, di antaranya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat serta terlibat aktif dalam Forum of Universities in the Islamic World (FUIW), sebuah jejaring kerja sama universitas Islam dunia.

Prof. Amal juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Darussalam Gontor pada 2014–2020.

Dalam kepemimpinannya, UNIDA Gontor mengalami penguatan dalam bidang akademik, bahkan berhasil mengukuhkan diri sebagai universitas berbasis pesantren.

Baca Juga: 
Diresmikan Gubernur Sulsel, Perbaikan Jalan Hertasning Dikebut dan Mulai Tunjukkan Progres Nyata

“Islamisasi ilmu pengetahuan” adalah konsep keilmuan kontemporer dengan nilai tradisional Islam yang selalu ia gaungkan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/