Hadi menegaskan bahwa proses penanganan pascabanjir melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, dan relawan.
Ia menambahkan pembersihan lumpur dan material sisa banjir difokuskan agar rumah warga dan fasilitas publik dapat segera difungsikan kembali.
Dua Wilayah Paling Terdampak
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi menyebutkan bahwa dua kecamatan mengalami dampak terparah akibat banjir bandang, sementara satu kecamatan lain terdampak banjir biasa, yaitu Kecamatan Awayan.
“Yang paling parah terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi, tepatnya di Desa Juuh, Sungsum, dan Gunung Batu,” ujar Yulianor.

