SulawesiPos.com – PT PLN (Persero) menjadwalkan pengaturan beban listrik di sejumlah wilayah Makassar pada Minggu (18/10/2026), mulai pukul 10.00 hingga 24.00 Wita.
Pemberitahuan ULP Panakkukang, Mattoangin, dan Daya menyebut pemadaman bergilir dilakukan karena pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan serta penurunan kemampuan pasokan.
Pengaturan beban berdampak pada kawasan permukiman, kampus, rumah sakit, pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga kawasan industri di Makassar.
Dalam pengumuman ULP Panakkukang, PLN menyebut, “Terjadi penurunan kemampuan pasokan listrik akibat Pemeliharaan Infrastruktur Ketenagalistrikan sehingga akan dilaksanakan Manajemen beban secara terbatas.”
Warga di tiga wilayah pelayanan PLN diminta memperhatikan jadwal feeder masing-masing karena waktu padam tidak berlangsung serentak.
Beberapa wilayah mulai terdampak pada pagi menjelang siang, sedangkan pemadaman paling akhir dijadwalkan hingga tengah malam.
Panakkukang Mulai Pukul 10.00 Wita
Di wilayah ULP Panakkukang, jadwal awal berlangsung pukul 10.00-13.30 Wita melalui feeder GMTDC dan IKIP.
Area yang masuk daftar antara lain sebagian Kompleks Minasaupa, Kompleks Anggrek, Jalan Hertasning, RS Grestelina, Menara Phinisi UNM, Jalan Pettarani, dan sekitarnya.
Pemadaman berikutnya dijadwalkan pada pukul 13.00-16.00 Wita di sekitar Jalan Raya Pendidikan, Jalan Mappala, Sekolah Telkom, dan area pelayanan feeder UNM.
Pada sore hingga malam, pengaturan beban menyasar sejumlah kawasan melalui feeder Salemba, Denpasar, Antang, Hertasning Baru, Latanete, Monginsidi Baru, dan Pabaeng-baeng.
Wilayah yang tercantum meliputi Jalan Boulevard, Jalan Topaz, Jalan Abdullah Daeng Sirua, Perumnas Antang, Jalan Hertasning, Jalan Pengayoman, Jalan Tamalate, hingga Jalan Emmy Saelan.
Jadwal Panakkukang berlanjut sampai pukul 24.00 Wita melalui feeder Hertasning Baru, Yapika, dan Baruga.
Kawasan yang disebut antara lain Minasaupa, Tamangapa Raya, Kompleks IDI Antang, Kampus Mega Rezky Antang, Ujung Bori, dan sebagian Borong Raya.
Mattoangin Menyasar Pusat Kota hingga Tanjung Bunga
ULP Mattoangin menjadwalkan pengaturan beban mulai pukul 10.00-13.30 Wita di sekitar Jalan AP Pettarani dan RS Faisal.
Pada pukul 13.00-16.00 Wita, daftar wilayah meliputi Jalan Andi Jemma, Jalan Bonto Langkasa, RS Ananda, RS Labuang Baji, Jalan Dr Ratulangi, Jalan Tupai, Jalan Serigala, Jalan Beruang, Jalan Singa, Jalan Onta, serta kawasan Parangtambung.
Pemadaman sore dan malam menyasar kawasan Somba Opu, Sultan Alauddin, Andi Tonro, Mappaodang, Tanjung Bunga, GTC, Tanggul Patompo, serta sejumlah kompleks hunian di sekitar CPI.
Feeder Tanggul dan Akkarena dijadwalkan padam pada pukul 20.30-23.30 Wita.
Sementara feeder Atmalaya dan Rappocini masuk jadwal pukul 21.00-24.00 Wita, termasuk sebagian Jalan Veteran Selatan, Jalan Rappocini, Jalan Banta-bantaeng, Jalan Nuri, Jalan Dahlia, dan sekitarnya.
ULP Daya Mencakup BTP hingga Kawasan Industri
Di wilayah ULP Daya, pengaturan beban berlangsung sejak pukul 13.00 Wita.
Sejumlah feeder industri seperti Aluminium, Kapur, dan Wika mencakup kawasan Kima, pergudangan Pattene, serta area industri di sekitarnya.
Pada pukul 14.00-17.00 Wita, daftar wilayah mencakup sebagian Jalan Perintis Kemerdekaan, Griya Prima Tonasa, Hotel Dalton, Indogrosir, Pai Raya, Bulurokeng, dan Citra Sudiang Indah.
Jadwal berlanjut melalui feeder Gombara dan Insignia pada sore hari, kemudian Kotipa dan BTP pada pukul 18.00-21.00 Wita.
Area yang disebut meliputi Paccerakkang, Jalan Pajjaiyang, Daya Raya, Perumahan Mangga 3, BTP Blok A, B, C, L, Universitas Famika, dan sekitarnya.
Pada malam hari, pemadaman bergilir menyasar kawasan PIP, Pokphand, Poltek, Pondok Sawah, Japfa, Royal, serta wilayah industri di sepanjang Jalan Ir Sutami.
Jadwal paling akhir, pukul 21.00-24.00 Wita, mencakup Sudiang, Jalan Pajjaiang, Jalan Ir Sutami, kawasan tol, pergudangan Lantebung, dan koridor menuju bandara.
PLN mengingatkan jadwal tersebut bersifat sementara dan dapat berubah mengikuti kondisi sistem di lapangan.
“Jadwal Manajemen beban yang disampaikan merupakan estimasi awal. Waktu maupun durasi padam berpotensi mengalami penyesuaian, mengingat sistem kelistrikan Sulbagsel saat ini masih dalam tahap transisi pemulihan,” demikian keterangan ULP Daya.
PLN menyebut penyesuaian dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan sekaligus memastikan keselamatan petugas.
Pelanggan dapat memantau pembaruan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN dengan kode area 123.


