PT Sinar Cerah Sempurna asal Semarang memenangkan tender Stadion Untia Makassar dengan penawaran Rp334,2 miliar dari pagu anggaran Rp350 M. (Dok. Pemkot)
SulawesiPos.com – PT Sinar Cerah Sempurna ditetapkan sebagai pemenang tender pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, dengan nilai penawaran Rp334,2 miliar.
Perusahaan konstruksi asal Semarang, Jawa Tengah, itu terpilih setelah bersaing dengan 73 peserta lainnya.
Nilai penawaran tersebut berada di bawah pagu anggaran proyek yang ditetapkan sebesar Rp350 miliar.
Penetapan pemenang dilakukan melalui proses evaluasi oleh Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin membenarkan penetapan tersebut. Ia menyebut perusahaan pemenang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam proses pengadaan.
“Akhirnya ada satu perusahaan yang benar-benar mengikuti aturan-aturan yang dibuat,” kata Munafri dikutip, Jumat (2/10/2026).
Menurut Munafri, Pemkot Makassar tidak terlibat langsung dalam penilaian peserta tender. Evaluasi menjadi kewenangan Pokja dengan mempertimbangkan sejumlah aspek.
“Jadi, kita tidak ada di dalam wilayah itu,” tambahnya.
Pokja, lanjut Munafri, menilai administrasi, kemampuan finansial, serta pengalaman perusahaan sebagai bagian dari proses penentuan pemenang.
“Kita cuma melihat Pokjanya menilai dan sebagainya, administrasinya, kemampuan finansialnya, pengalamannya, dan sebagainya,” katanya.
Meski pemenang telah ditetapkan, proses pengadaan belum sepenuhnya selesai. Tahapan tender masih memasuki masa sanggah sebelum berlanjut ke penetapan kontrak kerja.
Munafri mengatakan Pemkot masih menunggu seluruh tahapan tersebut rampung sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Iya, masih dalam proses itu,” ujarnya.
“Setelah itu langsung penetapan, penetapan kerja,” lanjutnya.
Pembangunan Stadion Untia menggunakan APBD Kota Makassar dengan skema tahun jamak atau multiyears selama dua tahun anggaran.
Tahapan pekerjaan akan dilakukan secara bertahap sesuai progres pembangunan dan ketentuan dalam dokumen tender.
Pada tahap awal, pekerjaan diarahkan pada penimbunan lahan sesuai luasan stadion. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan pondasi dan struktur bangunan bawah.
Tahapan pembayaran pekerjaan juga disesuaikan dengan progres pembangunan yang telah ditetapkan dalam dokumen tender.
“Sesuai dengan persyaratan pada saat mereka mengikuti bidding tender,” tandasnya.