Categories: Makassar

PAD Makassar Tembus Rp1,445 Triliun, Bapenda Siapkan Strategi Kejut Kejar Target 2026

SulawesiPos.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar telah mencapai sekitar Rp1,445 triliun hingga September 2026. Realisasi tersebut sudah mencapai 70 persen dari target PAD yang ditetapkan untuk tahun ini.

Capaian tersebut mencatat peningkatan sekitar Rp160 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan itu disebut lebih tinggi dibandingkan tren dalam 10 tahun terakhir yang biasanya berada di kisaran Rp100 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar Andi Asminullah mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi penerimaan daerah.

Bapenda kini masih memiliki waktu hingga akhir tahun untuk mengejar sisa target.

“Ini hal yang sangat positif karena sudah di angka 70 persen. Insyaallah di sisa waktu kami akan kejar sampai akhir tahun. Doakan sama-sama supaya pendapatan kami di akhir tahun bisa lebih baik lagi,” ujar Asminullah, Jumat (2/10/2026).

Bapenda Siapkan Strategi Kejut

Untuk mengejar target PAD hingga Desember 2026, Bapenda Makassar tengah menyiapkan sejumlah strategi.

Namun, Asminullah belum mengungkapkan langkah tersebut secara rinci karena ingin memastikan pelaksanaannya berjalan terlebih dahulu.

Menurutnya, strategi tersebut diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan penerimaan daerah pada sisa waktu tahun ini.

“Kalau strategi disampaikan, saya rasa sudah nanti terekspos. Biarkan dulu kami lakukan dulu strateginya supaya ini menjadi efek kejut,” kata Asminullah.

Selain strategi internal, Bapenda Makassar juga akan memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum (APH) dan asosiasi.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan penerimaan dari berbagai sektor pajak dan retribusi daerah.

15 Hotel Sudah Diperiksa

Salah satu langkah yang telah berjalan yakni pemeriksaan pajak hotel.

Hingga akhir September 2026, Bapenda Makassar telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 hotel.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya Bapenda mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor pajak.

“Mudah-mudahan hasilnya positif, doakan semua teman-teman,” ungkap Asminullah.

Sementara itu, sejumlah sektor masih menjadi penopang utama PAD Makassar hingga September 2026.

Di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak reklame, opsen kendaraan bermotor, serta retribusi reklame.

Dengan realisasi sekitar 70 persen hingga September, Bapenda Makassar masih mengejar sisa target penerimaan untuk tiga bulan terakhir 2026.

Asminullah optimistis PAD Kota Makassar dapat mencapai target penuh pada Desember 2026.

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: Bapenda Makassar PAD Makassar Pendapatan Asli Daerah