Categories: Makassar

Pasca Kelangkaan BBM, Kondisi Makassar Mulai Normal: Antrean Landai-Siswa Masuk Sekolah

SulawesiPos.com – Kondisi Kota Makassar pasca kelangkaan BBM mulai berangsur normal. Antrean di sejumlah SPBU terlihat lebih landai, sementara aktivitas pembelajaran tatap muka bagi siswa TK hingga SMA kembali berjalan.

Berdasarkan pantauan SulawesiPos.com, Kamis (17/9/2026), antrean di sejumlah SPBU seperti SPBU Pettarani, Rappocini, Ratulangi, Sultan Hasanuddin, Abdesir, Racing, Alauddin, Daeng Tata, dan Pintu 1 Unhas terlihat lebih terkendali.

Diberitakan sebelumnya, kelangkaan BBM mulai mencuat pada Senin (7/9), ditandai dengan antrean truk untuk mendapatkan solar yang mengular di sejumlah SPBU di Kota Makassar.

Selanjutnya, sistem ganjil genap diterapkan sejak Minggu (13/9).

Pertamina juga menambah mobil tangki, memperpanjang jam distribusi dari depot, serta menambah tiga SPBU modular untuk memperluas titik pelayanan.

Selain itu, sebanyak 25 SPBU menambah jam operasional menjadi 24 jam untuk melayani kebutuhan masyarakat sekaligus mengurai kepadatan antrean.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan pihaknya terus mendengarkan aspirasi masyarakat terkait kondisi pelayanan BBM di lapangan.

“Kondisi antrean di SPBU telah semakin landai dengan waktu antrean yang berangsur lebih singkat,” kata Okky, Kamis (17/9/2026).

Siswa TK-SMA Sudah Bersekolah Luring

Kondisi SMAN 9 Makassar, siswa-siswi sudah melakukan pembelajaran tatap muka per Kamis (17/9/2026). Foto: SPos.

Kondisi ketersediaan BBM yang mulai membaik juga diikuti dengan kembali normalnya aktivitas pembelajaran tatap muka. Siswa SMA, SMK, dan SLB sederajat di Sulsel sudah kembali masuk sekolah per Kamis (17/9).

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran tentang pemberlakuan kembali pembelajaran tatap muka jenjang SMA/SMK se-Sulsel yang diterbitkan Dinas Pendidikan Sulsel.

Surat Edaran Nomor 100.3.4/8495/DISDIK tersebut diterbitkan Disdik dan ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, pada 15 September 2026.

“Sehubungan dengan kondisi ketersediaan BBM di wilayah Provinsi Sulsel yang telah menunjukkan perbaikan dan berangsur kembali normal, maka dipandang perlu untuk mengaktifkan kembali pembelajaran secara tatap muka guna menjaga kualitas dan keberlangsungan proses pendidikan,” demikian keterangan Iqbal, Rabu (16/9/2026).

Sementara itu, siswa TK-SMP di Kota Makassar mulai kembali mengikuti pembelajaran tatap muka satu hari sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman mengatakan kebijakan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4/19/Disdik/IX/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka bagi Murid Jenjang TK, SD, dan SMP di Kota Makassar.

“Pelaksanaan pembelajaran secara luring (tatap muka) sebagaimana dimaksud pada angka 1 mulai dilaksanakan pada hari Rabu, 16 September 2026,” bunyi surat edaran tersebut.

Dalam surat edaran tersebut, Disdik Makassar menyebut keputusan kembali menerapkan pembelajaran tatap muka mempertimbangkan kestabilan distribusi dan ketersediaan BBM di Kota Makassar.

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: Kelangkaan BBM BBM Makassar antrean SPBU