Categories: Makassar

Staf Pribadi Cicu Tak Tahan Emosi Adu Jotos dengan Massa GEMPAR saat Demo BBM di DPRD Sulsel

SulawesiPos.com – Staf pribadi Ketua DPRD Sulawesi Selatan terlibat adu jotos dengan massa Aliansi Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (GEMPAR) di pintu masuk Gedung DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 15.52 Wita.

Kericuhan terjadi ketika massa yang memprotes krisis BBM mendesak masuk ke area rapat paripurna, tetapi tidak ada laporan korban luka setelah Satpol PP dan kepolisian melerai kedua pihak.

Aliansi GEMPAR yang terdiri dari mahasiswa UIN Alauddin Makassar dan Universitas Indonesia Timur datang menyuarakan persoalan antrean serta pasokan BBM.

Ketegangan meningkat ketika barisan massa naik ke tangga dan memaksa melewati pintu utama gedung.

Petugas keamanan gabungan dan Satpol PP membentuk barikade di depan pintu.

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi atau Cicu sempat keluar untuk menemui pengunjuk rasa, tetapi kembali masuk ke dalam gedung ketika desakan massa mengarah ke pintu utama.

Di tengah upaya membendung massa, Nandar, staf pribadi Cicu, ikut membantu petugas.

Berdasarkan laporan di lokasi, seorang demonstran kemudian mendorong dan menarik bajunya.

Situasi berlanjut menjadi aksi saling pukul sebelum aparat memisahkan kedua pihak.

Massa sempat menyuarakan keberatan karena tidak dapat masuk ke gedung. “Jangan halangi kami masuk gedung,” teriak salah seorang peserta aksi.

Peristiwa itu berlangsung saat Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi membacakan jawaban atas pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna Perubahan APBD 2026.

Massa meminta dewan dan pemerintah provinsi menanggapi persoalan krisis BBM yang menjadi tuntutan aksi.

Cicu Minta Aspirasi Disampaikan lewat Dialog

Setelah situasi mereda, Cicu kembali menemui massa di depan gedung.

Ia meminta mahasiswa tidak melanjutkan kericuhan dan memastikan DPRD tetap membuka ruang menerima aspirasi.

“Wakil rakyat di sini banyak, Adik-adik, dan siap menerima Adik-adik kapan pun, di mana kita lakukan sesuai dengan aturan. Jammiki rusuh kayak tadi, karena diterima jiki pasti semua di sini,” kata Cicu.

Ia mengajak massa menjaga situasi tetap kondusif agar pembahasan tuntutan mengenai krisis BBM bisa dilanjutkan secara dialogis.

“Jadi kita sepakat ya Adik-adik, ke depannya kita bisa berdialog baik-baik seperti ini. Apa yang menjadi masalahnya, silakan disampaikan kepada kami. Sekali lagi terima kasih banyak untuk Adik-adik sekalian,” ujarnya.

Hingga artikel ini disusun, belum ditemukan keterangan resmi kepolisian mengenai ada atau tidaknya laporan pidana maupun tindak lanjut terhadap pihak yang terlibat dalam perkelahian.

Kristio D. Reski

Share
Published by
Kristio D. Reski
Tags: Aliansi GEMPAR DPRD Sulawesi Selatan Krisis BBM Makassar unjuk rasa