Seorang warga asing terlihat menuntun sepeda motor di tengah antrean BBM di Jalan AP Pettarani, Makassar pada Minggu,13 September 2026. dok/netralco
SulawesiPos.com, Makassar – Antrean panjang BBM di Kota Makassar kembali memperlihatkan pemandangan tak biasa.
Seorang pria yang dalam narasi video disebut sebagai warga asing terlihat menuntun sepeda motornya di tengah antrean kendaraan di Jalan AP Pettarani pada Minggu (13/9/2026).
Video tersebut dibagikan akun Netral.co.id dan memperlihatkan pria berkaus gelap serta membawa ransel berjalan di samping sepeda motornya.
Di sekelilingnya, kendaraan lain masih berhimpitan dalam antrean untuk mendapatkan BBM.
“Sabarki Mister,” demikian tulisan yang disertakan dalam unggahan tersebut.
Sebuah bus juga terlihat berada tidak jauh dari barisan kendaraan yang mengantre.
Kondisi itu memperlihatkan betapa padatnya antrean BBM di salah satu ruas utama Kota Makassar.
Namun, ada satu hal yang perlu dicatat.
Belum ada konfirmasi bahwa pria dalam video tersebut benar-benar warga asing.
Rekaman tidak memperlihatkan identitas maupun pernyataan langsung dari pria tersebut.
Alasan motornya dituntun juga belum diketahui.
Belum dapat dipastikan apakah sepeda motor mengalami kendala, kehabisan BBM, atau merupakan bagian dari situasi antrean yang berlangsung panjang.
Antrean BBM Makassar Bisa Sampai Dua Jam
Pemandangan tersebut muncul ketika antrean BBM di sejumlah SPBU Makassar masih mengular.
Di kawasan Jalan AP Pettarani, antrean kendaraan sudah terlihat sejak pagi.
Sepeda motor, mobil, hingga kendaraan besar berada dalam barisan untuk mendapatkan BBM.
Waktu tunggu pengendara disebut berkisar 1,5 hingga 2 jam.
Panjangnya antrean bahkan membuat kendaraan yang tidak sedang mengisi BBM ikut terdampak.
Arus lalu lintas di sekitar SPBU bergerak lebih lambat karena sebagian barisan kendaraan memanjang hingga menggunakan badan jalan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan antrean BBM bukan hanya dirasakan pengendara lokal.
Orang yang sedang melintas, melakukan perjalanan, maupun datang ke Makassar untuk aktivitas pekerjaan dan pariwisata juga dapat terkena dampaknya.
Hari Pertama Ganjil-Genap, Antrean Masih Padat
Antrean panjang tersebut terjadi bersamaan dengan mulai diterapkannya sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM bersubsidi di Sulawesi Selatan.
Kebijakan tersebut berlaku pada 13–20 September 2026.
Kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor ganjil dilayani pada tanggal ganjil, sedangkan kendaraan dengan angka terakhir pelat genap mendapat giliran pada tanggal genap.
Staf Bidang Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Sulsel, Ahmad, mengatakan penerapan sistem tersebut mulai berlaku pada Minggu.
“Mulai hari ini penerapannya berlaku sistem ganjil genap,” kata Ahmad di Jalan AP Pettarani.
Menurutnya, mekanisme tersebut mengikuti tanggal kalender.
“Ganjil genap dilihat dari tanggal, hari ini tanggal 13 berarti ganjil dan dilihat dari angka terakhir pelat. Oleh karena itu hari ini masuk pengisian untuk pelat ganjil,” lanjutnya.
Meski aturan mulai diterapkan, pantauan di salah satu SPBU AP Pettarani masih menemukan sepeda motor dengan pelat genap berada di antrean.
Petugas gabungan kemudian melakukan pengawasan dan mengarahkan kendaraan agar mengikuti ketentuan yang berlaku.
Truk dan Bus Diminta Isi BBM pada Malam Hari
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga meminta kendaraan besar seperti truk dan bus melakukan pengisian BBM pada malam hari.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan besar di SPBU pada jam operasional siang.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyoroti persoalan pelayanan SPBU ketika melakukan inspeksi di SPBU 74.902.31 Jalan AP Pettarani pada Kamis (10/9/2026).
Dalam inspeksi tersebut, ia menemukan empat nozzle hanya dilayani oleh seorang operator.
“Bagaimana orang tidak antre kalau 4 nozzle pengisian hanya 1 operator melayani. Kemudian adanya modifikasi tanki dan kendaraan bolak-balik isi BBM,” kata Andi Sudirman.
Pemprov Sulsel kemudian meminta pengelola mengaktifkan seluruh nozzle dan menambah operator.
Satgas lintas sektor juga dibentuk untuk mengawasi transaksi berulang, penggunaan tangki modifikasi, serta penyaluran BBM bersubsidi yang tidak sesuai peruntukan.
Pertamina: Stok BBM Tetap Disalurkan Setiap Hari
Di tengah antrean yang terus terjadi, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan penyaluran BBM tetap berjalan.
Sales Area Manager Retail Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom mengatakan peningkatan permintaan dari sektor pariwisata dan logistik turut memengaruhi kepadatan di SPBU.
“Kenaikan permintaan dari sektor-sektor pariwisata, logistik, dan itu juga memiliki peranan yang cukup besar. Stok selalu kami suplai ke SPBU, tidak pernah putus setiap hari, tetapi antrean terus saja terjadi,” ujarnya.
Pertamina mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam di Makassar.
Perusahaan juga menambah jam layanan, mengoptimalkan mobil tangki, dan menambah titik pengisian Pertalite.
Pemerintah dan Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan serta tetap mengikuti aturan selama penerapan sistem ganjil-genap.
Sementara itu, video “Sabarki Mister” menjadi salah satu gambaran unik dari panjangnya antrean BBM di Makassar.
Di tengah padatnya kendaraan dan waktu tunggu hingga dua jam, seorang pengendara terlihat memilih menuntun sepeda motornya melewati barisan kendaraan yang mengular.