SulawesiPos.com – Seorang penumpang Kapal Motor atau KM Binaya bernama Yulius Arlan, 21 tahun, dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke laut lepas saat kapal penumpang milik PT Pelni itu berlayar dari Makassar, Sulawesi Selatan, menuju Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis dini hari (23/7/2026).
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengatakan peristiwa itu terjadi di laut lepas antara Makassar dan Labuan Bajo.
“Infonya (melompat) di laut lepas antara Makassar-Labuan Bajo,” kata Stephanus, Jumat (24/7/2026).
Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.
Lokasi kejadian disebut masuk wilayah Laut Flores.
Basarnas Sulsel Tangani Pencarian
Stephanus mengatakan proses pencarian korban menjadi ranah Badan SAR Nasional atau Basarnas karena lokasi kejadian berada dalam wilayah kerja Basarnas Sulawesi Selatan.
Saat informasi ini disampaikan, KM Binaya telah tiba di Labuan Bajo dan melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya.
Informasi yang dihimpun menyebut Yulius hingga Jumat siang belum ditemukan.
Pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh Basarnas Sulsel.
Pelni Labuan Bajo Belum Beri Respons
Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, Kepala PT Pelni Cabang Labuan Bajo, Fanny Puspita, belum memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi.
DetikBali melaporkan Fanny belum merespons pesan WhatsApp maupun panggilan telepon yang dilayangkan.
Peristiwa ini menambah daftar insiden orang hilang di perairan yang penanganannya bergantung pada kecepatan koordinasi antarinstansi di wilayah laut terbuka.


