SulawesiPos.com – Seorang selebgram asal Makassar berinisial NA (34) membuka sayembara berhadiah Rp5 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi mengenai pelaku yang diduga menganiayanya di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar. Langkah tersebut diambil setelah NA menjadi korban dugaan penyerangan oleh sekelompok pengendara motor saat melintas bersama kekasihnya pada Minggu (21/6/2026) dini hari.
“Semoga ditemukan pelaku, saya juga berusaha cari sendiri dengan caraku bagi yang temukan akan dapat hadiah Rp 5 juta,” imbuhnya.
NA menceritakan kejadian bermula sekitar pukul 02.20 Wita ketika dirinya bersama sang pacar hendak mencari makan setelah selesai mengikuti nonton bareng Piala Dunia di kawasan Hotel Claro Makassar.
Saat melaju dari arah Jalan Ratulangi menuju Karebosi, korban mengaku tiba-tiba dipukul dari belakang oleh orang tak dikenal ketika berada di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya sebelum Gedung Mulo.
“Lagi naik motor tiba-tiba dipukul dari belakang di Jalan Jenderal Sudirman, sebelum Gedung Mulo. Saya dari arah Ratulangi mau ke Karebosi, habis nobar di Claro, rencana mau makan,” beber NA.
Meski korban telah mengumumkan hadiah bagi pemberi informasi, pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan tetap berjalan sesuai prosedur hukum.
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, mengatakan laporan korban telah diterima dan tim penyidik langsung bergerak melakukan penyelidikan, termasuk mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP).
“Korban sudah melapor ke Polrestabes Makassar. Saat ini Unit Jatanras masih melakukan penyelidikan dan telah mendatangi TKP,” ujar AKP Sangkala, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, masyarakat yang memiliki informasi mengenai identitas maupun keberadaan pelaku diharapkan menyampaikan kepada penyidik agar dapat membantu proses pengungkapan kasus.
“Kami tetap melakukan penyelidikan. Jika ada masyarakat yang memiliki informasi, silakan disampaikan kepada kami dan akan kami akomodir,” pungkasnya.
Polisi mengungkapkan para terduga pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. Mereka disebut menggunakan dua sepeda motor dengan masing-masing kendaraan ditumpangi dua orang.
Hingga kini, Satreskrim Polrestabes Makassar masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri identitas para terduga pelaku. Polisi berharap informasi dari masyarakat dapat mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.


