SulawesiPos.com – Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, sukses melangkah ke babak semifinal Polytron Indonesia Open 2026 setelah menaklukkan pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Pasangan non-pelatnas yang tengah tampil impresif tersebut meraih kemenangan meyakinkan dalam dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-15.
Hasil ini sekaligus memastikan Indonesia memiliki satu wakil di partai final sektor ganda putra karena Sabar/Reza akan berhadapan dengan sesama pasangan Merah Putih, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, di semifinal.
Kemenangan atas Chen/Liu menjadi bukti konsistensi Sabar/Reza sepanjang turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Sejak babak awal, pasangan ranking dunia Indonesia itu mampu menunjukkan performa stabil menghadapi lawan-lawan tangguh.
Pada babak 32 besar, Sabar/Reza harus bekerja keras sebelum mengalahkan wakil Amerika Serikat, Chen Zhi Yi/Presley Smith.
Pertandingan berlangsung ketat hingga rubber game sebelum akhirnya dimenangkan pasangan Indonesia dengan skor dramatis pada gim penentuan.
Momentum positif berlanjut di babak 16 besar saat mereka menyingkirkan pasangan China, Huang Di/Liu Yang.
Meski sempat kehilangan gim kedua, Sabar/Reza mampu bangkit dan mengunci kemenangan dengan skor 21-15, 15-21, 21-17.
Memasuki perempat final, permainan Sabar/Reza semakin solid.
Mereka tampil agresif sejak awal laga dan tidak memberi banyak ruang bagi Chen Bo Yang/Liu Yi untuk mengembangkan permainan.
Dominasi tersebut terlihat dari kemenangan identik 21-15 pada kedua gim.
Selain memastikan tempat di semifinal, kemenangan ini juga menjadi pelipur lara bagi publik tuan rumah setelah sejumlah wakil Indonesia sebelumnya tersingkir dari sektor ganda putra.
Kehadiran dua pasangan Indonesia di semifinal membuat peluang meraih gelar juara tetap terbuka lebar.
Di babak semifinal, Sabar/Reza akan menghadapi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang lebih dulu mencuri perhatian dengan menyingkirkan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Duel sesama Indonesia diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua pasangan sama-sama sedang berada dalam performa terbaik.
Pertemuan tersebut juga akan menjadi penentu wakil Indonesia di partai puncak Indonesia Open 2026.
Dukungan penuh publik Istora Senayan diyakini bakal menambah motivasi kedua pasangan untuk menampilkan permainan terbaik.

