Jukir Diduga Jadi Kedok Premanisme, Pengemudi Taksi Online Diancam di Pelabuhan Makassar

SulawesiPos.com – Aksi premanisme kembali mencuat di kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang juru parkir (jukir) liar viral di media sosial setelah diduga memaksa pengemudi taksi online yang hendak menjemput penumpang untuk membayar tarif parkir secara tidak sah.

Dalam peristiwa tersebut, pelaku tidak hanya memaksa, tetapi juga mengancam akan merebut ponsel milik pengemudi jika permintaannya tidak dipenuhi.

Insiden ini menambah daftar panjang dugaan praktik premanisme di kawasan pelabuhan, yang selama ini kerap terjadi dengan modus jukir sebagai kedok.

Jukir Ancam Rebut HP Korban

Berdasarkan video yang beredar, jukir liar itu terlihat menagih tarif parkir kepada pengemudi taksi online saat penumpang hendak masuk ke dalam mobil. Pelaku bahkan menahan pintu kendaraan yang hendak ditutup dan terlibat adu mulut dengan pengemudi.

Merasa terancam, pengemudi kemudian merekam kejadian tersebut sebagai bukti. Namun, aksi perekaman justru memicu ancaman dari pelaku yang meminta agar video dihentikan.

BACA JUGA: 
Jukir Liar di Makassar Diamuk Warga Usai Salat Id, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Apa itu video mu, matikan njo, ku ra’bbuki (rebut) itu hp mu,” kata jukir liar dalam video tersebut, dikutip SulawesiPos.com pada Senin (6/4/2026).

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Sabtu (4/4). Menindaklanjuti laporan yang masuk, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan seorang pria berinisial S (22) yang diduga terlibat dalam praktik parkir liar tersebut.

“Tim langsung melakukan tindakan pengamanan dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam praktik parkir liar tersebut,” kata Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Makassar Aipda Adil dalam keterangannya, Minggu (5/4/).

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Pelabuhan Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk premanisme dan pungutan liar yang meresahkan masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan.

Polisi Imbau agar Warga Tak Ragu Lapor Aksi Premanisme

Selain penindakan, kepolisian juga mengimbau masyarakat, terutama pengguna jasa pelabuhan, agar tidak ragu melapor apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan, aksi premanisme, pungutan liar, maupun tindak pidana lainnya.

BACA JUGA: 
Guru Dikeroyok Siswa di Jambi, Politisi Nasdem Sebut Ini Tamparan Keras dan Krisis Adab yang Parah

Bagi masyarakat yang mengalami perlakuan serupa, laporan dapat segera disampaikan melalui layanan hotline Polri 110 yang aktif selama 24 jam, mendatangi pos polisi terdekat, atau melapor langsung ke Polres Pelabuhan Makassar.

“Masyarakat juga dapat mendatangi Pos Polisi terdekat atau melapor langsung ke Polres Pelabuhan Makassar untuk mendapatkan penanganan cepat dari petugas,” katanya menyarankan.

Partisipasi aktif masyarakat dinilai penting guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar.

SulawesiPos.com – Aksi premanisme kembali mencuat di kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang juru parkir (jukir) liar viral di media sosial setelah diduga memaksa pengemudi taksi online yang hendak menjemput penumpang untuk membayar tarif parkir secara tidak sah.

Dalam peristiwa tersebut, pelaku tidak hanya memaksa, tetapi juga mengancam akan merebut ponsel milik pengemudi jika permintaannya tidak dipenuhi.

Insiden ini menambah daftar panjang dugaan praktik premanisme di kawasan pelabuhan, yang selama ini kerap terjadi dengan modus jukir sebagai kedok.

Jukir Ancam Rebut HP Korban

Berdasarkan video yang beredar, jukir liar itu terlihat menagih tarif parkir kepada pengemudi taksi online saat penumpang hendak masuk ke dalam mobil. Pelaku bahkan menahan pintu kendaraan yang hendak ditutup dan terlibat adu mulut dengan pengemudi.

Merasa terancam, pengemudi kemudian merekam kejadian tersebut sebagai bukti. Namun, aksi perekaman justru memicu ancaman dari pelaku yang meminta agar video dihentikan.

BACA JUGA: 
Viral Jukir Minta Rp10 Ribu di Makassar, PD Parkir Pastikan Tarif Resmi Hanya Rp2-3 Ribu

“Apa itu video mu, matikan njo, ku ra’bbuki (rebut) itu hp mu,” kata jukir liar dalam video tersebut, dikutip SulawesiPos.com pada Senin (6/4/2026).

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Sabtu (4/4). Menindaklanjuti laporan yang masuk, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan seorang pria berinisial S (22) yang diduga terlibat dalam praktik parkir liar tersebut.

“Tim langsung melakukan tindakan pengamanan dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam praktik parkir liar tersebut,” kata Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Makassar Aipda Adil dalam keterangannya, Minggu (5/4/).

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Pelabuhan Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk premanisme dan pungutan liar yang meresahkan masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan.

Polisi Imbau agar Warga Tak Ragu Lapor Aksi Premanisme

Selain penindakan, kepolisian juga mengimbau masyarakat, terutama pengguna jasa pelabuhan, agar tidak ragu melapor apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan, aksi premanisme, pungutan liar, maupun tindak pidana lainnya.

BACA JUGA: 
Jukir Liar di Pelabuhan Makassar Viral Ancam Sopir Taksi Online, Polisi Bertindak Cepat

Bagi masyarakat yang mengalami perlakuan serupa, laporan dapat segera disampaikan melalui layanan hotline Polri 110 yang aktif selama 24 jam, mendatangi pos polisi terdekat, atau melapor langsung ke Polres Pelabuhan Makassar.

“Masyarakat juga dapat mendatangi Pos Polisi terdekat atau melapor langsung ke Polres Pelabuhan Makassar untuk mendapatkan penanganan cepat dari petugas,” katanya menyarankan.

Partisipasi aktif masyarakat dinilai penting guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru