Aksi Jambret di Tamalate Terekam Kamera, Tas IRT Raib Digondol Pemotor

SulawesiPos.com – Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kota Makassar. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) menjadi korban penjambretan saat melintas di sebuah lorong sepi di Jalan Tamalate IV Setapak VI, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (29/3) sekitar pukul 11.00 Wita tersebut sempat viral di media sosial setelah rekaman kejadian beredar luas.

Pelaku yang menggunakan sepeda motor berhasil membawa kabur tas milik korban yang berisi barang berharga.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku sengaja mengincar korban yang saat itu tengah berjalan kaki sendirian di lokasi yang sunyi.

“Benar, ada aksi penjambretan yang viral di media sosial. Kejadiannya kemarin siang di wilayah Rappocini. Korbannya seorang ibu-ibu yang sedang jalan kaki,” ujar Kompol Wahiduddin saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (30/3/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan kepolisian, modus yang digunakan pelaku adalah dengan memantau situasi terlebih dahulu.

BACA JUGA: 
Viral Cekcok Jukir di Antang Makassar, Sempat Keluarkan Pisau Saat Bentrok dengan Warga

Pelaku awalnya datang dari arah berlawanan dan sempat berpapasan dengan korban.

Melihat kondisi lorong yang sepi, pelaku kemudian memutar balik kendaraannya dan membuntuti korban dari belakang.

“Pelaku sempat berpapasan, lalu putar balik dan memepet korban dari belakang. Saat itulah pelaku langsung merampas tas milik korban,” jelas Wahiduddin.

Korban Kehilangan Uang Tunai-HP

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sejumlah barang berharga yang disimpan di dalam tasnya. Selain uang tunai, dokumen-dokumen penting milik korban juga ikut raib dibawa lari pelaku.

Rincian kerugian korban:

  • Satu unit telepon genggam (HP).
  • Uang tunai senilai kurang lebih Rp100.000.
  • Dokumen penting (KTP dan surat-surat lainnya).

Dalam Penyelidikan Polisi

Pihak kepolisian saat ini tengah memburu pelaku. Kompol Wahiduddin menegaskan bahwa identitas dan ciri-ciri pelaku sedang didalami oleh tim penyidik.

“Korban sudah resmi melapor ke Polsek Rappocini. Saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan intensif,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat melintas di area yang minim keramaian.

BACA JUGA: 
Jukir Liar di Makassar Diamuk Warga Usai Salat Id, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Pelaku memanfaatkan kesempatan karena lokasi sedang sepi. Kami minta warga lebih berhati-hati saat membawa barang berharga di jalan,” tutup Wahiduddin. (mna)

SulawesiPos.com – Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kota Makassar. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) menjadi korban penjambretan saat melintas di sebuah lorong sepi di Jalan Tamalate IV Setapak VI, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (29/3) sekitar pukul 11.00 Wita tersebut sempat viral di media sosial setelah rekaman kejadian beredar luas.

Pelaku yang menggunakan sepeda motor berhasil membawa kabur tas milik korban yang berisi barang berharga.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku sengaja mengincar korban yang saat itu tengah berjalan kaki sendirian di lokasi yang sunyi.

“Benar, ada aksi penjambretan yang viral di media sosial. Kejadiannya kemarin siang di wilayah Rappocini. Korbannya seorang ibu-ibu yang sedang jalan kaki,” ujar Kompol Wahiduddin saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (30/3/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan kepolisian, modus yang digunakan pelaku adalah dengan memantau situasi terlebih dahulu.

BACA JUGA: 
Heboh! Sejumlah Hiu Penjemur Muncul di Perairan Makassar, Diduga Sedang Bermigrasi

Pelaku awalnya datang dari arah berlawanan dan sempat berpapasan dengan korban.

Melihat kondisi lorong yang sepi, pelaku kemudian memutar balik kendaraannya dan membuntuti korban dari belakang.

“Pelaku sempat berpapasan, lalu putar balik dan memepet korban dari belakang. Saat itulah pelaku langsung merampas tas milik korban,” jelas Wahiduddin.

Korban Kehilangan Uang Tunai-HP

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sejumlah barang berharga yang disimpan di dalam tasnya. Selain uang tunai, dokumen-dokumen penting milik korban juga ikut raib dibawa lari pelaku.

Rincian kerugian korban:

  • Satu unit telepon genggam (HP).
  • Uang tunai senilai kurang lebih Rp100.000.
  • Dokumen penting (KTP dan surat-surat lainnya).

Dalam Penyelidikan Polisi

Pihak kepolisian saat ini tengah memburu pelaku. Kompol Wahiduddin menegaskan bahwa identitas dan ciri-ciri pelaku sedang didalami oleh tim penyidik.

“Korban sudah resmi melapor ke Polsek Rappocini. Saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan intensif,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat melintas di area yang minim keramaian.

BACA JUGA: 
Diduga Libatkan Selebgram, Video Hirup Gas “Whip Pink” Gegerkan Media Sosial Makassar

“Pelaku memanfaatkan kesempatan karena lokasi sedang sepi. Kami minta warga lebih berhati-hati saat membawa barang berharga di jalan,” tutup Wahiduddin. (mna)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru