Saudagar Bugis Makassar Berkumpul di PSBM XXVI, Perkuat Kolaborasi Pengusaha Nasional dan Global

SulawesiPos.com — Para peserta Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) 2026 mulai memadati Kota Makassar.

Para pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari luar negeri berdatangan untuk mengikuti agenda tahunan yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan jaringan bisnis tersebut.

Kedatangan para saudagar disambut dengan proses registrasi yang berlangsung tertib dan lancar.

Panitia pelaksana memastikan seluruh kebutuhan peserta telah disiapkan dengan baik, mulai dari distribusi tanda pengenal hingga penyediaan materi pertemuan.

Atmosfer kekeluargaan sangat terasa dalam proses registrasi tersebut, mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan di antara para pengusaha Bugis Makassar yang datang dari berbagai wilayah.

Momentum Strategis Memperkuat Kolaborasi Bisnis

Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua Barat Daya, M. Said, yang hadir bersama rombongannya, menegaskan bahwa PSBM merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar pelaku usaha.

Menurutnya, pertemuan ini membuka peluang besar bagi pengusaha daerah untuk memperluas jaringan dan menjalin kerja sama bisnis lintas wilayah.

BACA JUGA: 
Dari Lorong Kota ke New York, Inovasi Lingkungan Makassar Tembus 5 Besar Dunia
54fed058-7412-4a60-90b5-515611b05805
Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua Barat Daya, M. Said

“PSBM menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha di Papua dan wilayah lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Harapan Lahirnya Kerja Sama Nyata

Sementara itu, Ketua BPW KKSS Jawa Tengah, Musdalifa Pangka, menekankan pentingnya hasil konkret dari pertemuan tersebut.

Ia berharap PSBM tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tahunan, tetapi mampu melahirkan kesepakatan bisnis yang nyata.

Menurutnya, para peserta perlu memanfaatkan momentum ini untuk membangun kolaborasi strategis yang memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Jangan hanya datang, berkumpul, lalu pulang tanpa hasil. PSBM harus menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan kerja sama nyata,” tegas Musdalifa.

Ia juga menyatakan bahwa BPW KKSS Jawa Tengah siap memfasilitasi para pelaku usaha yang ingin menjalin kemitraan strategis dengan pengusaha di wilayahnya.

PSBM Perkuat Jejaring Pengusaha Hingga Internasional

Sebagai agenda tahunan yang berpusat di Makassar, PSBM 2026 diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah strategis bagi para saudagar Bugis Makassar untuk memperluas jejaring bisnis.

BACA JUGA: 
Puting Beliung Terjang Biringkanaya, Lima Rumah Warga Rusak Parah

Pertemuan ini tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.

Dengan hadirnya ribuan pengusaha dari berbagai daerah, PSBM dinilai mampu menjadi motor penggerak kolaborasi ekonomi yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan perekonomian Indonesia.

SulawesiPos.com — Para peserta Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) 2026 mulai memadati Kota Makassar.

Para pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dari luar negeri berdatangan untuk mengikuti agenda tahunan yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan jaringan bisnis tersebut.

Kedatangan para saudagar disambut dengan proses registrasi yang berlangsung tertib dan lancar.

Panitia pelaksana memastikan seluruh kebutuhan peserta telah disiapkan dengan baik, mulai dari distribusi tanda pengenal hingga penyediaan materi pertemuan.

Atmosfer kekeluargaan sangat terasa dalam proses registrasi tersebut, mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan di antara para pengusaha Bugis Makassar yang datang dari berbagai wilayah.

Momentum Strategis Memperkuat Kolaborasi Bisnis

Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua Barat Daya, M. Said, yang hadir bersama rombongannya, menegaskan bahwa PSBM merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar pelaku usaha.

Menurutnya, pertemuan ini membuka peluang besar bagi pengusaha daerah untuk memperluas jaringan dan menjalin kerja sama bisnis lintas wilayah.

BACA JUGA: 
Bea Cukai Makassar Sita 181.600 Batang Rokok Ilegal, Denda Administratif Tembus Rp406 Juta
54fed058-7412-4a60-90b5-515611b05805
Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua Barat Daya, M. Said

“PSBM menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha di Papua dan wilayah lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Harapan Lahirnya Kerja Sama Nyata

Sementara itu, Ketua BPW KKSS Jawa Tengah, Musdalifa Pangka, menekankan pentingnya hasil konkret dari pertemuan tersebut.

Ia berharap PSBM tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tahunan, tetapi mampu melahirkan kesepakatan bisnis yang nyata.

Menurutnya, para peserta perlu memanfaatkan momentum ini untuk membangun kolaborasi strategis yang memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Jangan hanya datang, berkumpul, lalu pulang tanpa hasil. PSBM harus menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan kerja sama nyata,” tegas Musdalifa.

Ia juga menyatakan bahwa BPW KKSS Jawa Tengah siap memfasilitasi para pelaku usaha yang ingin menjalin kemitraan strategis dengan pengusaha di wilayahnya.

PSBM Perkuat Jejaring Pengusaha Hingga Internasional

Sebagai agenda tahunan yang berpusat di Makassar, PSBM 2026 diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah strategis bagi para saudagar Bugis Makassar untuk memperluas jejaring bisnis.

BACA JUGA: 
Makassar Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Terpadu, Pemkab Sigi Pelajari Sistem Persampahan

Pertemuan ini tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.

Dengan hadirnya ribuan pengusaha dari berbagai daerah, PSBM dinilai mampu menjadi motor penggerak kolaborasi ekonomi yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan perekonomian Indonesia.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru