SulawesiPos.com — Aksi konvoi sejumlah kendaraan di jalan tol Makassar pada Minggu (8/3/2026) dini hari menuai sorotan publik.
Konvoi mobil tersebut dilaporkan menyebabkan kemacetan sekaligus keresahan bagi pengendara lain yang melintas di jalur bebas hambatan tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat beberapa mobil melaju beriringan sambil menyalakan petasan dan flare berwarna merah.
Asap tebal dari flare tersebut tampak memenuhi sebagian ruas jalan tol, sementara sejumlah orang terlihat berdiri di atas kendaraan sambil mengangkat tangan.
Aksi tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat.
Kendaraan lain yang melaju dengan kecepatan tinggi terpaksa memperlambat laju bahkan mengerem mendadak karena konvoi tersebut memenuhi sebagian jalur.
Sejumlah pengguna jalan menilai kegiatan tersebut sangat berbahaya.
Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, aksi konvoi di jalan tol berpotensi memicu kecelakaan beruntun jika pengendara lain tidak sempat mengantisipasi perlambatan mendadak.
Peristiwa ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 WITA.
Waktu tersebut biasanya merupakan periode lalu lintas relatif sepi, namun aksi konvoi yang melibatkan beberapa kendaraan membuat kondisi jalan tol menjadi tidak kondusif.
Jalan tol sendiri merupakan jalur khusus yang diperuntukkan bagi kendaraan yang ingin mencapai tujuan dengan lebih cepat dan aman.
Karena itu, berbagai aktivitas yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas umumnya dilarang dilakukan di ruas tol.
Hingga kini belum diketahui secara pasti tujuan dari konvoi kendaraan tersebut maupun identitas para pengendara yang terlibat.
Namun video kejadian ini terus menyebar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Banyak pengguna media sosial berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti kejadian tersebut agar tidak terulang kembali.
Mereka juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan raya, terutama di jalan tol yang memiliki kecepatan kendaraan relatif tinggi.

