SulawesiPos.com – Ramadan selalu datang dengan ritme yang khas, sperti alarm sahur lebih pagi, jalanan yang mendadak ramai jelang subuh, dan detik-detik menunggu azan magrib yang terasa lebih panjang dari biasanya.
Di Makassar, suasana itu punya warna sendiri, dari aktivitas di pasar tradisional saat dini hari hingga tradisi berburu takjil menjelang waktu berbuka.
Karena itu, jadwal imsakiyah dan waktu buka puasa menjadi panduan penting bagi umat Muslim di Kota Makassar.
Informasi ini juga sebagai acuan untuk menata ibadah harian, mulai dari sahur, salat lima waktu, hingga tarawih.
Perbedaan waktu beberapa menit saja bisa berpengaruh pada sahnya puasa.
Maka, memastikan jadwal imsak dan magrib yang akurat sesuai wilayah Makassar menjadi langkah awal agar ibadah selama Ramadan berjalan tertib, tenang, dan maksimal.
Berikut disajikan jadwal imsakiyah, waktu salat, dan buka puasa untuk hari ke-10 dan 11 Ramadan 1447 H yang bertepatan dengan 28 Februari dan 1 Maret 2026, sebagai acuan bagi warga Makassar.
Jadwal Imsakiyah Makassar Hari ke-9 dan 10 Ramadan 1447 H
Berikut jadwal imsakiyah, waktu salat, dan buka puasa untuk hari ke-10 (28 Februari 2026) dan hari ke-11 (1 Maret 2026), dikutip dari laman Bimas Islam Kementerian Agama RI:

Jadwal buka puasa hari ini, Sabtu 28 Februari 2026 atau bertepatan dengan 10 Ramadan 1447 H, di Makassar pada pukul 18.24 Wita.
Sementara itu, waktu imsak untuk besok, Minggu 1 Maret 2026 atau 11 Ramadan 1447 H, di Makassar dan sekitarnya ditetapkan pada pukul 04.43 Wita.
Niat Puasa Ramadan
Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia, berikut niat puasa Ramadan Arab, Latin, dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.
Doa Berbuka Puasa Ramadan
Disadur dari buku Sukses Dunia-Akhirat dengan Doa-doa Harian karya Mahmud asy-Syafrowi, terdapat riwayat shahih dari Rasulullah SAW tentang doa berbuka puasa.
Sebagaimana diriwayatkan Ibnu Umar bahwa Nabi SAW berbuka dengan mengucapkan:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى.
Dzahabaẓ-ẓama’u wabtallatil-‘urūqu wa tsabatal-ajru in syā’aLlâhu ta‘âlâ.
Artinya: Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah pasti ganjaran, dengan kehendak Allah Ta’ala. (HR. Abu Dawud)

