SulawesiPos.com – Pelaku penganiayaan Ardi (27) terhadap adiknya Ayyub (22) hingga tewas di Makassar berhasil diamankan setelah menjadi buron tiga bulan lamanya.
Ardi diamankan di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, pada Rabu (25/2/2026) oleh Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama personel Polsek Bontoala.
Sebelumnya diberitakan, Ayyub tewas dibunuh kakaknya di sebuah warung makan Jalan Gunung Latimojong, Lorong 3, Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (1/12/2025).
Setelah kejadian itu, pelaku langsung melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Dipicu Perkara Sepele
Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, mengungkapkan kasus tersebut dipicu konflik keluarga antara pelaku dan korban yang merupakan kakak beradik kandung.
Ayyub merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, sementara Ardi adalah kakak sulung.
“Perselisihan bermula saat korban dituduh membiarkan kamar pelaku dalam kondisi berantakan. Korban merasa tersinggung hingga terjadi perkelahian,” ujar Wawan kepada wartawan.
Perkelahian itu pun sempat dilerai keluarga.
Korban Tewas Ditikam di Warung Makan
Setelah sepekan berlalu, korban mengira permasalahan antara dia dan kakaknya telah selesai.
Namun, tiba-tiba pelaku Ardi mengambil barang-barangnya dari rumah sambil membawa sebilah parang.
Ia kemudian mendatangi korban yang sedang berada di warung makan.
Cekcok keduanya pun tak bisa dibendung hingga berujung perkelahian.
Ardi yang emosi kemudian menikam adiknya Ayyub sebanyak lima kali hingga tewas.
“Korban ditikam sebanyak lima tusukan hingga meninggal dunia,” tutupnya.

