Makassar Terendam Banjir Usai Diguyur Hujan Deras, Ketinggian Air di Tiga Lokasi Capai 1 Meter

SulawesiPos.com – Hujan deras mengguyur Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah titik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ketinggian air di tiga lokasi satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli Thahar mengatakan tim reaksi cepat (TRC) sudah disebar di titik-titik terdampak untuk mengevakuasi dan memastikan keselamatan warga.

“Personel kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa. Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR,” ujar Fadli dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Banjir Tello Baru Capai 1 Meter

Dilaporkan, per pukul 06.10-07.00 Wita, lokasi yang terdampak cukup parah dengan ketinggian air kurang lebih 100 cm atau 1 meter yaitu Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang.

Titik lainnya yang terendam banjir yaitu Kompleks Kodam III (Kotipa XVI-XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya dengan ketinggian air antara 0-30 cm.

BACA JUGA: 
Didampingi Pengurus IKA Unhas, Ketua IKA FKG Turun Langsung Bantu Korban Banjir Barombong

Titik banjir juga teridentifikasi di Kelurahan Kapasa RW 6 dengan ketinggian air ±30 cm dan Terowongan Rappokalling dengan ketinggian air mencapai ±40 cm.

Adapun Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala dengan genangan 0-20 cm dan masih dapat dilalui kendaraan.

Berikut rincian lokasi banjir di Makassar dan ketinggian airnya:

  • Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Panakkukang: ketinggian air ±100 cm, menggenangi permukiman warga.
  • Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Katimbang, Biringkanaya: genangan 0–30 cm, sempat menutup akses kendaraan.
  • Jalan Kecaping Raya Blok 8, Manggala: genangan 0–20 cm, masih bisa dilalui kendaraan.
  • Kelurahan Kapasa RW 6: ketinggian air ±30 cm.
  • Terowongan Rappokalling: genangan ±40 cm

Fadli mengungkapkan BPDB berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait agar penanganan berjalan dengan cepat.

Pihaknya juga telah menyiapkan peralatan evakuasi seperti perahu karet dan perlengkapan keselamatan lainnya jika terjadi peningkatan debit air.

“Hingga saat ini situasi secara umum aman dan terkendali, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada, menghindari jalur dengan genangan tinggi, serta segera melaporkan kondisi darurat ke layanan BPBD Kota Makassar,” jelasnya.

BACA JUGA: 
Cuaca Ekstrem di Makassar, Orangtua Kebingungan Usai SD Mendadak Diliburkan

SulawesiPos.com – Hujan deras mengguyur Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah titik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ketinggian air di tiga lokasi satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli Thahar mengatakan tim reaksi cepat (TRC) sudah disebar di titik-titik terdampak untuk mengevakuasi dan memastikan keselamatan warga.

“Personel kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa. Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR,” ujar Fadli dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Banjir Tello Baru Capai 1 Meter

Dilaporkan, per pukul 06.10-07.00 Wita, lokasi yang terdampak cukup parah dengan ketinggian air kurang lebih 100 cm atau 1 meter yaitu Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang.

Titik lainnya yang terendam banjir yaitu Kompleks Kodam III (Kotipa XVI-XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya dengan ketinggian air antara 0-30 cm.

BACA JUGA: 
Warga Katimbang Mengungsi Lebih Awal Meski Genangan Banjir Masih Rendah

Titik banjir juga teridentifikasi di Kelurahan Kapasa RW 6 dengan ketinggian air ±30 cm dan Terowongan Rappokalling dengan ketinggian air mencapai ±40 cm.

Adapun Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala dengan genangan 0-20 cm dan masih dapat dilalui kendaraan.

Berikut rincian lokasi banjir di Makassar dan ketinggian airnya:

  • Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Panakkukang: ketinggian air ±100 cm, menggenangi permukiman warga.
  • Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Katimbang, Biringkanaya: genangan 0–30 cm, sempat menutup akses kendaraan.
  • Jalan Kecaping Raya Blok 8, Manggala: genangan 0–20 cm, masih bisa dilalui kendaraan.
  • Kelurahan Kapasa RW 6: ketinggian air ±30 cm.
  • Terowongan Rappokalling: genangan ±40 cm

Fadli mengungkapkan BPDB berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait agar penanganan berjalan dengan cepat.

Pihaknya juga telah menyiapkan peralatan evakuasi seperti perahu karet dan perlengkapan keselamatan lainnya jika terjadi peningkatan debit air.

“Hingga saat ini situasi secara umum aman dan terkendali, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada, menghindari jalur dengan genangan tinggi, serta segera melaporkan kondisi darurat ke layanan BPBD Kota Makassar,” jelasnya.

BACA JUGA: 
Evakuasi Dini Dilakukan Meski Jalan Masih Bisa Dilalui di Katimbang

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru