SulawesiPos.com – Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Amran Sulaiman, menyalurkan bantuan sebanyak 100 ton beras kepada masyarakat kurang mampu di Makassar pada awal Ramadan 1447 Hijriah.
Hingga Kamis (19/2/2026), proses penyaluran bantuan beras tersebut masih terus berlangsung.
Program bantuan tersebut sebelumnya diluncurkan dalam kegiatan Kick Off Bakti Sosial IKA Unhas yang digelar di AAS Building lantai 1, Selasa (17/2).
Dalam sambutannya, Andi Amran Sulaiman meminta para alumni Universitas Hasanuddin untuk aktif mendata keluarga maupun tetangga yang membutuhkan bantuan pangan.
“Silakan para alumni bagikan ke tetangga atau keluarga yang tidak mampu,” kata Amran.

Ia menegaskan pentingnya memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan selama bulan suci Ramadan.
“Tidak boleh ada kelaparan anak bangsa sekarang,” tegas Andi Amran.
Bantuan 100 ton beras tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.
Penyaluran Beras Libatkan 200 Anggota IKA Unhas
Menindaklanjuti arahan Ketua Umum IKA Unhas, Ketua Panitia Pembagian Beras, Andi Irwan Patawari, langsung melakukan langkah konkret.
Mantan anggota DPRD Sulsel itu mengumpulkan para alumni di Sekretariat IKA Unhas lantai III AAS Building, Rabu (18/2/2026).
Ia menyebutkan, terdapat sekitar 20 ribu karung beras berukuran 5 kilogram yang akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di Kota Makassar.
Untuk mendukung distribusi, sebanyak 200 alumni dilibatkan sebagai relawan yang bekerja berdasarkan data penerima bantuan.
Usai pertemuan, tim relawan langsung bergerak menyalurkan bantuan.
Sebagian menggunakan kendaraan roda empat, sementara lainnya mengangkut karung beras dengan sepeda motor ke lokasi-lokasi sasaran.
Sasar 5 Kabupaten/Kota di Sulsel
Salah satu tim penyalur bantuan bakti sosial IKA Unhas, Sawaluddin Arief, menjelaskan bahwa distribusi beras diprioritaskan di Kota Makassar.
Namun, penyaluran ini juga menjangkau sejumlah daerah sekitar seperti Maros, Gowa, Pangkep, dan Takalar.
“Fokus di Kota Makassar, tapi ada juga sampai ke kabupaten terdekat seperti Gowa, Maros, Pangkep dan Takalar,” jelasnya.

