SulawesiPos.com – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari kapal di perairan Makassar resmi dihentikan setelah berjalan selama tujuh hari.
Tim SAR gabungan telah melaksanakan upaya pencarian sesuai standar operasional, namun hingga batas waktu yang ditetapkan korban belum berhasil ditemukan.
Penghentian operasi dilakukan setelah seluruh sektor pencarian disapu secara menyeluruh.
Keputusan tersebut diambil melalui debriefing akhir bersama keluarga korban dan seluruh unsur terkait sebagai penanda berakhirnya operasi resmi di lapangan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar menutup Operasi SAR terhadap Hery (43), nelayan yang dilaporkan jatuh dari kapal pada Minggu (8/2/2026).
Insiden terjadi di sekitar perairan New Port milik Pelindo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Upaya Maksimal Tim SAR Gabungan
Pencarian dilaksanakan selama tujuh hari penuh sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga Sabtu (14/2/2026), korban belum ditemukan meskipun berbagai metode pencarian telah dikerahkan oleh tim gabungan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menyampaikan seluruh potensi telah dimaksimalkan.
Penyisiran laut dilakukan menggunakan perahu karet, rigid inflatable boat, serta sejumlah armada penyelamat lainnya.

