23 C
Makassar
14 February 2026, 7:35 AM WITA

Hasil Visum Selebgram Makassar Nira di RS Bhayangkara Bocor-Dijual ke Publik, Korban Tuntut Tanggung Jawab

Overview

  • Selebgram Makassar Nira menuding RS Bhayangkara Makassar lalai menjaga kerahasiaan hasil visum yang seharusnya bersifat rahasia.
  • Dokumen medis diduga tersebar luas dan diperjualbelikan, membuat Nira mengalami tekanan sosial dan mental selama lima bulan.
  • Nira menyebut hasil visum disimpan di Google Drive dengan akses terbuka dan menuntut pertanggungjawaban pihak rumah sakit.

SulawesiPos.com – Hasil visum selebgram asal Makassar, Nira yang dilakukan di RS Bhayangkara tersebar secara luas di media sosial bahkan diperjualbelikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Nira mengatakan secara terbuka, peristiwa ini merupakan kelalaian pihak rumah sakit dalam menjaga kerahasiaan dokumen medis pasiennya.

“Saya berdiri di sini bukan karena tidak memiliki kesalahan. Namun karena hak kemanusiaan saya telah dicabut. Karena dokumen confidential itu tersebar luas di publik, bahkan diperjualbelikan seharga kopi yang saya minum sehari-hari,” ucapnya saat aksi unjuk rasa di depan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (12/2/2026).

Ironisnya, hasil visum yang seharusnya bersifat rahasia itu justru bocor, termasuk foto yang menunjukkan area privasinya.

“Bukan karena kelalaian saya. Bukan. Namun karena rentannya keamanan data di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar,” tegasnya.

Nira Menanggung Tekanan Sosial 5 Bulan

Sejak kejadian tersebarnya hasil visum tersebut, Nira mengalami tekanan sosial selama lima bulan lamanya.

Overview

  • Selebgram Makassar Nira menuding RS Bhayangkara Makassar lalai menjaga kerahasiaan hasil visum yang seharusnya bersifat rahasia.
  • Dokumen medis diduga tersebar luas dan diperjualbelikan, membuat Nira mengalami tekanan sosial dan mental selama lima bulan.
  • Nira menyebut hasil visum disimpan di Google Drive dengan akses terbuka dan menuntut pertanggungjawaban pihak rumah sakit.

SulawesiPos.com – Hasil visum selebgram asal Makassar, Nira yang dilakukan di RS Bhayangkara tersebar secara luas di media sosial bahkan diperjualbelikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Nira mengatakan secara terbuka, peristiwa ini merupakan kelalaian pihak rumah sakit dalam menjaga kerahasiaan dokumen medis pasiennya.

“Saya berdiri di sini bukan karena tidak memiliki kesalahan. Namun karena hak kemanusiaan saya telah dicabut. Karena dokumen confidential itu tersebar luas di publik, bahkan diperjualbelikan seharga kopi yang saya minum sehari-hari,” ucapnya saat aksi unjuk rasa di depan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (12/2/2026).

Ironisnya, hasil visum yang seharusnya bersifat rahasia itu justru bocor, termasuk foto yang menunjukkan area privasinya.

“Bukan karena kelalaian saya. Bukan. Namun karena rentannya keamanan data di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar,” tegasnya.

Nira Menanggung Tekanan Sosial 5 Bulan

Sejak kejadian tersebarnya hasil visum tersebut, Nira mengalami tekanan sosial selama lima bulan lamanya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru