Ajakan tersebut dilakukan untuk membantu menyerang kelompok pemuda di wilayah Jalan Maccini Gusung, yang diduga memiliki persoalan lama dengan kelompok mereka.
“Menurut pengakuan para terduga ini, pihak yang kerap memicu berbuat onar itu berasal dari Lorong Koslet, di wilayah Jalan Maccini Gusung,” katanya.
Penangkapan para pelaku dilakukan setelah polisi menerima laporan adanya tawuran antarpemuda di lokasi kejadian.
Saat tiba di tempat kejadian perkara, petugas langsung membubarkan kedua kelompok yang terlibat dan mengamankan tujuh orang.
Dalam video yang viral di media sosial, terlihat kedua kelompok saling lempar batu dan balok kayu, bahkan menggunakan lembaran seng sebagai pelindung.
Salah seorang pelaku juga tampak menarik busur dan melepaskan anak panah ke arah lawannya.
Sementara itu, satu pelaku lainnya terlihat membawa senapan untuk menakut-nakuti kelompok lawan.
Namun, hasil pemeriksaan polisi memastikan senjata tersebut hanya berupa mainan berbahan plastik.
“Itu dipakai hanya gertak-gertak (lawannya), senjata mainan itu, senjata plastik. Mereka ini mulai kreatif menggertak-gertak (pakai senjata mainan). Tapi tetap diwaspadai jangan sampai itu senjata rakitan, tapi ternyata bukan,” tuturnya.

