25 C
Makassar
12 February 2026, 8:55 AM WITA

Diduga Libatkan Selebgram, Video Hirup Gas “Whip Pink” Gegerkan Media Sosial Makassar

Tak hanya berkomentar, Kiky juga menandai akun @bpom_ri dan @divisihumaspolri, mendorong perhatian dari lembaga terkait.

Komentar tersebut mendapat banyak dukungan dari warganet lain. Salah satu akun bahkan secara terbuka menyatakan menunggu langkah kepolisian daerah.

”Saya tunggu pengembangannya @polda_sulsel,” tulis akun @_fuadzkrl.

BNN: Tren Berbahaya di Kalangan Anak Muda

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menyoroti maraknya peredaran dan penyalahgunaan Nitrous Oxide atau N20 di Indonesia.

Meski zat tersebut belum dikategorikan sebagai narkotika, dampak kesehatannya dinilai serius dan berpotensi mengancam nyawa.

Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, menyebut gas tersebut relatif mudah diperoleh, sehingga penyalahgunaannya kian menjamur, terutama di kalangan anak muda.

”Tren itu marak karena gas tersebut mudah didapat,” ungkap jenderal bintang tiga Polri tersebut dalam keterangannya kepada media, Selasa (27/1).

BNN juga mencatat pola penyalahgunaan yang semakin mengkhawatirkan, salah satunya dengan mencampurkan Nitrous Oxide bersama alkohol.

Menurut Suyudi, praktik tersebut sangat berbahaya karena berdampak langsung pada sistem saraf pusat.

”Nitrous oxide berdifusi sangat cepat melalui paru-paru ke dalam aliran darah dan menuju otak,” imbuhnya.

Baca Juga: 
Di Tengah Isu Mandek, Iuran Sampah Gratis Makassar Diam-diam Menopang Hidup Puluhan Ribu Warga Miskin

Tak hanya berkomentar, Kiky juga menandai akun @bpom_ri dan @divisihumaspolri, mendorong perhatian dari lembaga terkait.

Komentar tersebut mendapat banyak dukungan dari warganet lain. Salah satu akun bahkan secara terbuka menyatakan menunggu langkah kepolisian daerah.

”Saya tunggu pengembangannya @polda_sulsel,” tulis akun @_fuadzkrl.

BNN: Tren Berbahaya di Kalangan Anak Muda

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menyoroti maraknya peredaran dan penyalahgunaan Nitrous Oxide atau N20 di Indonesia.

Meski zat tersebut belum dikategorikan sebagai narkotika, dampak kesehatannya dinilai serius dan berpotensi mengancam nyawa.

Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, menyebut gas tersebut relatif mudah diperoleh, sehingga penyalahgunaannya kian menjamur, terutama di kalangan anak muda.

”Tren itu marak karena gas tersebut mudah didapat,” ungkap jenderal bintang tiga Polri tersebut dalam keterangannya kepada media, Selasa (27/1).

BNN juga mencatat pola penyalahgunaan yang semakin mengkhawatirkan, salah satunya dengan mencampurkan Nitrous Oxide bersama alkohol.

Menurut Suyudi, praktik tersebut sangat berbahaya karena berdampak langsung pada sistem saraf pusat.

”Nitrous oxide berdifusi sangat cepat melalui paru-paru ke dalam aliran darah dan menuju otak,” imbuhnya.

Baca Juga: 
Pria di Makassar Tewas Tersengat Listrik saat Mengecat Atap Kos

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/