30 C
Makassar
10 February 2026, 17:20 PM WITA

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan New Port Makassar, SAR Kerahkan Lima SRU

Andi Sultan menambahkan, operasi pencarian hari ketiga ini melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur.

Operasi SAR melibatkan Basarnas, BPBD Kota Makassar, Polairud, Polsek Paotere, Polsek Ujung Tanah, Damkar Kota Makassar, Tagana, IEA, Sar Marteam, serta Brigade Gojek.

Tim SAR Gunakan Drone untuk Pemantauan

Selain armada laut, tim SAR gabungan juga memanfaatkan drone untuk melakukan pemantauan dari udara di sektor pencarian yang telah ditentukan.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar korban dapat segera ditemukan. Setiap informasi dari warga sangat berarti dan akan segera kami tindak lanjuti,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih berstatus dalam pencarian (DP) dan operasi SAR terus berlangsung.

Kronologi Hilangnya Korban

Hery diketahui berangkat melaut pada Minggu (8/2) dini hari dengan menggunakan kapal nelayan miliknya.

Sesuai kebiasaan, korban biasanya kembali ke daratan sekitar pukul 08.00 Wita.

Namun hingga siang hari, korban tak kunjung pulang sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.

Baca Juga: 
Basarnas Terjunkan Tiga Tim Pencarian Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Bantimurung Maros

Andi Sultan menambahkan, operasi pencarian hari ketiga ini melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur.

Operasi SAR melibatkan Basarnas, BPBD Kota Makassar, Polairud, Polsek Paotere, Polsek Ujung Tanah, Damkar Kota Makassar, Tagana, IEA, Sar Marteam, serta Brigade Gojek.

Tim SAR Gunakan Drone untuk Pemantauan

Selain armada laut, tim SAR gabungan juga memanfaatkan drone untuk melakukan pemantauan dari udara di sektor pencarian yang telah ditentukan.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar korban dapat segera ditemukan. Setiap informasi dari warga sangat berarti dan akan segera kami tindak lanjuti,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih berstatus dalam pencarian (DP) dan operasi SAR terus berlangsung.

Kronologi Hilangnya Korban

Hery diketahui berangkat melaut pada Minggu (8/2) dini hari dengan menggunakan kapal nelayan miliknya.

Sesuai kebiasaan, korban biasanya kembali ke daratan sekitar pukul 08.00 Wita.

Namun hingga siang hari, korban tak kunjung pulang sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.

Baca Juga: 
Kasus TPKS Rektor UNM Nonaktif Masih Berjalan, Mendiktisaintek Belum Putuskan Nasib Jabatan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/