25 C
Makassar
10 February 2026, 23:42 PM WITA

Angka Kemiskinan Sulsel Turun 7,43 Persen, Makassar Terendah Se-Provinsi

Berdasarkan data BPS terbaru, angka kemiskinan di Kota Makassar kembali menurun hingga mencapai 4,43 persen pada November 2025.

Angka Kemiskinan Makassar Terendah Se-Sulsel

Ramin menambahkan, capaian tersebut menempatkan Kota Makassar sebagai daerah dengan angka kemiskinan terendah di Sulawesi Selatan.

“Untuk Sulsel seluruhnya itu kita (Kota Makassar) di urutan terakhir, jadi paling rendah angka kemiskinan sampai saat ini,” jelasnya.

Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), rendahnya angka kemiskinan di Makassar sangat dipengaruhi oleh kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi, khususnya konsumsi makanan.

“Jadi faktor paling banyak ini untuk tren kota Makassar faktor makanan itu masih tetap menjadi, komoditi makanan itu masih tetap menjadi penyumbang terbesar untuk penurunan angka garis kemiskinannya,” terang Ramin.

“Kota Makassar makanan masih menjadi penyumbang terbesar untuk menghitung angka garis kemiskinan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, garis kemiskinan salah satunya ditentukan berdasarkan batas minimum pengeluaran konsumsi per kapita per bulan.

Batas tersebut akan terus disesuaikan mengikuti perkembangan harga dan pola konsumsi masyarakat.

Baca Juga: 
Prakiraan Cuaca Makassar Besok, 4 Januari 2026: Pagi-Sore Hujan, Malam Berawan

“Tahun sebelumnya mungkin di sekitaran 400.000 garis kemiskinan, 400.000 rupiah mau tidak mau setiap tahun itu angkanya kita naikkan menjadi naik sekitar 500, 600 ribu rupiah untuk memotong di mana level tingkat garis kemiskinan, kalau di bawah daripada angka itu, itu yang masuk kategori miskin,” jelasnya.

Berdasarkan data BPS terbaru, angka kemiskinan di Kota Makassar kembali menurun hingga mencapai 4,43 persen pada November 2025.

Angka Kemiskinan Makassar Terendah Se-Sulsel

Ramin menambahkan, capaian tersebut menempatkan Kota Makassar sebagai daerah dengan angka kemiskinan terendah di Sulawesi Selatan.

“Untuk Sulsel seluruhnya itu kita (Kota Makassar) di urutan terakhir, jadi paling rendah angka kemiskinan sampai saat ini,” jelasnya.

Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), rendahnya angka kemiskinan di Makassar sangat dipengaruhi oleh kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi, khususnya konsumsi makanan.

“Jadi faktor paling banyak ini untuk tren kota Makassar faktor makanan itu masih tetap menjadi, komoditi makanan itu masih tetap menjadi penyumbang terbesar untuk penurunan angka garis kemiskinannya,” terang Ramin.

“Kota Makassar makanan masih menjadi penyumbang terbesar untuk menghitung angka garis kemiskinan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, garis kemiskinan salah satunya ditentukan berdasarkan batas minimum pengeluaran konsumsi per kapita per bulan.

Batas tersebut akan terus disesuaikan mengikuti perkembangan harga dan pola konsumsi masyarakat.

Baca Juga: 
Kebakaran 5 Petak Rumah di Jalan Galangan Kapal Makassar, Berhasil Dikendalikan

“Tahun sebelumnya mungkin di sekitaran 400.000 garis kemiskinan, 400.000 rupiah mau tidak mau setiap tahun itu angkanya kita naikkan menjadi naik sekitar 500, 600 ribu rupiah untuk memotong di mana level tingkat garis kemiskinan, kalau di bawah daripada angka itu, itu yang masuk kategori miskin,” jelasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/