Overview
- Angka Kemiskinan Sulsel Menurun: Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Sulawesi Selatan turun menjadi 7,43% atau sekitar 685,14 ribu orang pada September 2025.
- Kota Makassar Terus Membaik: Tren penurunan juga terlihat di Kota Makassar, dari 5,07% (2023) menjadi 4,43% (2025), menempatkan Makassar sebagai kota dengan kemiskinan terendah di Sulsel.
- Faktor Utama dan Dukungan Pemerintah: Penurunan dipengaruhi konsumsi makanan masyarakat dan kebijakan pembangunan yang terarah, didukung kolaborasi pemerintah daerah dan pusat.
SulawesiPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan angka kemiskinan di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami penurunan sebesar 7,43 persen atau setara 685,14 ribu orang berdasarkan data Penduduk Miskin Sulsel periode September 2025.
Tren penurunan tersebut juga tercermin di Kota Makassar yang menunjukkan perbaikan signifikan dalam tiga tahun terakhir sejak berakhirnya pandemi Covid-19.
Staf Bidang Kesejahteraan dan Ketahanan Sosial BPS Kota Makassar, Ramin, menjelaskan bahwa penghitungan angka kemiskinan oleh BPS dilakukan menggunakan pendekatan konsumsi, dengan pengecualian pada masa pandemi.
“Angka kemiskinan itu di BPS melalui pendekatan konsumsi yah, kecuali (masa) covid, jadi covid itu kan berakhir 2022 lah, jadi 2023, 2024, 2025 untuk tren Kota Makassar memang angka kemiskinan itu terus mengalami penurunan,” ujar Ramin.
Ia menyebutkan, pada 2023 angka kemiskinan Kota Makassar berada di kisaran 5 persen atau sekitar 80 ribu jiwa, sebelum mengalami penurunan cukup signifikan pada tahun berikutnya.
“(Tahun) 2023 itu angka kemiskinan itu 5 persen jadi ada sekitar 80 ribu jumlah penduduk miskin yah, kemudian di 2024 itu memang terjadi penurunan memang sangat signifikan,” kata dia.
“Jadi tidak sampai satu persen di situ, kan dari 5% menjadi 4,97,” imbuhnya.

