Emosi Memuncak gegara Kaos Kaki
Sementara itu, korban RM mengungkapkan bahwa emosi suaminya memuncak hanya karena persoalan kaos kaki.
Pelaku yang hendak menghadiri pesta tidak menemukan kaos kakinya karena korban sedang pergi bekerja.
“Dia (pelaku) mau ke pesta jadi cari kaos kakinya, tetapi tidak didapat. Saya saat itu pergi kerja, jadi dia (pelaku) ambil kaos kakinya yang berbeda, tidak berpasangan,” ungkap RM.
Menurut pengakuan korban, persoalan tersebut kembali dipermasalahkan pelaku setelah pulang dari pesta pada malam hari.
Pelaku kemudian meluapkan amarahnya dengan membanting ponsel dan memukul korban menggunakan kipas angin.
“Pulang dari pesta malam harinya dia permasalahkan soal itu (kaos kaki). Dia marah lempar HP-nya anak-anak dan tidak lama dia ambil kipas baru dia pukul saya,” tutup RM.
Akibat pukulan itu, RM mengalami luka di wajahnya luka lebam hingga keluar darah dari pipinya.
“Luka bengkak di pipi ini,” tuturnya.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kasus tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

