Empat Pelaku Penikaman Remaja 14 Tahun Saat Malam Tahun Baru di Makassar Dibekuk Polisi, Motif Masih Didalami

Adi menjelaskan, para terduga pelaku merupakan pihak yang terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan terhadap korban hingga menyebabkan luka serius.

“Pelaku yang kami amankan terlibat dalam aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka di sekujur tubuh serta luka tikaman,” kata Adi.

Korban berinisial GP diketahui mengalami tiga luka tikaman di bagian punggung dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Konvoi Geng Motor Picu Amarah Warga

Menurut keterangan polisi, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama kelompok geng motor melakukan konvoi melintasi Jalan Laiya.

“Kronologis kejadian itu bermula dari korban melakukan konvoi bersama rekan-rekannya dan melintas di Jalan Laiya tersebut. Sehingga masyarakat dari Jalan Laiya melakukan penyerangan terhadap korban. Ini kejadiannya pada akhir tahun baru tahun 2026,” katanya.

Situasi kemudian memanas dan berkembang menjadi bentrokan antara kelompok geng motor dan warga setempat.

Dalam kondisi tersebut, korban diduga terpisah dari rombongannya dan tertinggal di lokasi, hingga akhirnya menjadi sasaran pengeroyokan dan penikaman.

BACA JUGA: 
Pelaku Utama Pembunuhan di Panakkukang Makassar Ditangkap di Papua Usai Buron Enam Bulan

Polisi menyebut keempat terduga pelaku ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Sekarang yang kami Unit Jatanras berhasil mengamankan 4 orang dengan peran yang berbeda-beda,” sebutnya.

Adi menjelaskan, para terduga pelaku merupakan pihak yang terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan terhadap korban hingga menyebabkan luka serius.

“Pelaku yang kami amankan terlibat dalam aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka di sekujur tubuh serta luka tikaman,” kata Adi.

Korban berinisial GP diketahui mengalami tiga luka tikaman di bagian punggung dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Konvoi Geng Motor Picu Amarah Warga

Menurut keterangan polisi, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama kelompok geng motor melakukan konvoi melintasi Jalan Laiya.

“Kronologis kejadian itu bermula dari korban melakukan konvoi bersama rekan-rekannya dan melintas di Jalan Laiya tersebut. Sehingga masyarakat dari Jalan Laiya melakukan penyerangan terhadap korban. Ini kejadiannya pada akhir tahun baru tahun 2026,” katanya.

Situasi kemudian memanas dan berkembang menjadi bentrokan antara kelompok geng motor dan warga setempat.

Dalam kondisi tersebut, korban diduga terpisah dari rombongannya dan tertinggal di lokasi, hingga akhirnya menjadi sasaran pengeroyokan dan penikaman.

BACA JUGA: 
Warung Makan Di Makassar Dikirimi Teror Potongan Kepala Kambing

Polisi menyebut keempat terduga pelaku ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Sekarang yang kami Unit Jatanras berhasil mengamankan 4 orang dengan peran yang berbeda-beda,” sebutnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru