26 C
Makassar
8 February 2026, 19:18 PM WITA

Nelayan Makassar Dilaporkan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Sisir Perairan Pelabuhan Pelindo

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu sekitar pukul 06.30 Wita, dan hingga hari kedua operasi, korban belum ditemukan sehingga area pencarian diperluas.

Sementara di Kabupaten Wajo, tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan lanjut usia bernama Aziz Daeng Malewa (56) yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Siwa.

Korban ditemukan dalam kondisi selamat oleh nelayan Tamborasi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

“Korban yang dinyatakan hilang telah ditemukan oleh nelayan Tamborasi,” ujar anggota Basarnas Makassar, Hamsidar, Kamis (15/1/2026).

Hamsidar menjelaskan, informasi penemuan korban baru diterima pihaknya pada siang hari akibat keterbatasan jaringan komunikasi di lokasi kejadian.

Imbauan Keselamatan bagi Nelayan

Cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi dalam beberapa hari terakhir dinilai meningkatkan risiko kecelakaan di laut maupun di darat, khususnya di wilayah Makassar dan sekitarnya.

Aparat kepolisian bersama instansi terkait terus menyampaikan imbauan keselamatan kepada masyarakat melalui patroli dialogis di sejumlah titik rawan, mulai dari Dermaga Pelabuhan Paotere, kawasan pulau-pulau, hingga permukiman warga.

Baca Juga: 
Nelayan di Makassar Tewas Terseret Ombak saat Memasang Jaring

Nelayan dan nahkoda kapal diminta tidak memaksakan diri melaut saat kondisi cuaca buruk karena berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.

Selain itu, penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung ditekankan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat di tengah laut.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu sekitar pukul 06.30 Wita, dan hingga hari kedua operasi, korban belum ditemukan sehingga area pencarian diperluas.

Sementara di Kabupaten Wajo, tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan lanjut usia bernama Aziz Daeng Malewa (56) yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Siwa.

Korban ditemukan dalam kondisi selamat oleh nelayan Tamborasi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

“Korban yang dinyatakan hilang telah ditemukan oleh nelayan Tamborasi,” ujar anggota Basarnas Makassar, Hamsidar, Kamis (15/1/2026).

Hamsidar menjelaskan, informasi penemuan korban baru diterima pihaknya pada siang hari akibat keterbatasan jaringan komunikasi di lokasi kejadian.

Imbauan Keselamatan bagi Nelayan

Cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi dalam beberapa hari terakhir dinilai meningkatkan risiko kecelakaan di laut maupun di darat, khususnya di wilayah Makassar dan sekitarnya.

Aparat kepolisian bersama instansi terkait terus menyampaikan imbauan keselamatan kepada masyarakat melalui patroli dialogis di sejumlah titik rawan, mulai dari Dermaga Pelabuhan Paotere, kawasan pulau-pulau, hingga permukiman warga.

Baca Juga: 
Niat Cari Kepiting, Bocah di Biringkanaya Makassar Meninggal Terseret Arus Gorong-gorong

Nelayan dan nahkoda kapal diminta tidak memaksakan diri melaut saat kondisi cuaca buruk karena berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.

Selain itu, penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung ditekankan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat di tengah laut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/