Adil menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, ledakan bermula saat salah seorang ABK bernama Sija alias Boyong menyalakan mesin kapal yang digunakan sebagai sumber penerangan saat bongkar muatan.
“Pada saat itu, terlihat cahaya atau kilatan dari bagian depan kapal yang kemudian menjalar hingga ke area mesin,” kata Adil.
Tak lama setelah itu, ledakan terjadi dan api langsung membakar kapal.
Seluruh awak kapal kemudian melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Penyebab Ledakan Masih Diselidiki
Usai menerima laporan, BPBD Kota Makassar segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat dan evakuasi korban.
“Fokus utama kami adalah evakuasi korban dan mencegah api meluas ke kapal lain di sekitar pelabuhan. Alhamdulillah seluruh korban berhasil diselamatkan,” ujar Fadli.
Ia menambahkan, penyebab pasti ledakan hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang untuk memastikan sumber dan faktor pemicu kebakaran.
BPBD Kota Makassar juga terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya dalam penanganan lanjutan dan pendataan di lapangan.
“Kami mengimbau para nelayan dan pekerja pelabuhan agar lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja, terutama kondisi mesin kapal dan penanganan bahan mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang,” pungkasnya.

