25 C
Makassar
4 February 2026, 12:08 PM WITA

Ledakan Mesin Bakar Kapal Nelayan di Paotere, 9 ABK Alami Luka Bakar

Akibat kejadian tersebut, sembilan ABK langsung dievakuasi ke RS Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.

“Dari sembilan korban, delapan mengalami luka bakar berat dan satu lainnya mengalami luka bakar ringan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar.

Seluruh Korban Laki-laki, Dua di Antaranya Remaja

Seluruh korban dalam peristiwa ini berjenis kelamin laki-laki, termasuk dua ABK yang masih berusia 16 tahun. Sebagian besar korban mengalami luka bakar serius dan masih menjalani perawatan intensif akibat dampak ledakan dan kebakaran.

Sementara itu, satu ABK dilaporkan tidak mengalami luka fisik.

Berikut identitas para korban:

  1. Dg Ewa (juragan kapal) – mengalami luka-luka
  2. Dg Lantik – patah kaki kiri
  3. Aldi – luka pada bagian wajah
  4. Dg Ngitung – luka pada wajah
  5. Rahmat (buruh angkut) – luka pada kaki kiri
  6. Dg Rani – luka pada wajah dan pergelangan tangan kanan
  7. Bayong alias Sija – tidak mengalami luka, namun menjalani perawatan intensif
  8. Putra – luka bakar pada bagian punggung
  9. Dg Tangga – luka pada lengan kiri dan kaki kanan
  10. Sampara Jarung Dg Tujuh – tidak mengalami luka
Baca Juga: 
Kasus Rektor UNM Dihentikan, Pelapor Bingung: Yang Disetop UU ITE, TPKS Tetap Berproses

Kronologi Ledakan Kapal Nelayan di Paotere

Ledakan terjadi di sekitar area tanggul Pelabuhan Paotere, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.

Kapal yang meledak diketahui bernama KM Risnawati Indah, yang dinakhodai oleh Culli Dg Ewa dengan jumlah ABK sebanyak sembilan orang.

“Kapal diketahui hendak memasuki kawasan pelabuhan Paotere untuk membongkar hasil tangkapan ikan sebelum didistribusikan ke tempat pelelangan ikan,” ujar Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Aipda Adil dalam keterangannya, Selasa (3/2).

Akibat kejadian tersebut, sembilan ABK langsung dievakuasi ke RS Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.

“Dari sembilan korban, delapan mengalami luka bakar berat dan satu lainnya mengalami luka bakar ringan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar.

Seluruh Korban Laki-laki, Dua di Antaranya Remaja

Seluruh korban dalam peristiwa ini berjenis kelamin laki-laki, termasuk dua ABK yang masih berusia 16 tahun. Sebagian besar korban mengalami luka bakar serius dan masih menjalani perawatan intensif akibat dampak ledakan dan kebakaran.

Sementara itu, satu ABK dilaporkan tidak mengalami luka fisik.

Berikut identitas para korban:

  1. Dg Ewa (juragan kapal) – mengalami luka-luka
  2. Dg Lantik – patah kaki kiri
  3. Aldi – luka pada bagian wajah
  4. Dg Ngitung – luka pada wajah
  5. Rahmat (buruh angkut) – luka pada kaki kiri
  6. Dg Rani – luka pada wajah dan pergelangan tangan kanan
  7. Bayong alias Sija – tidak mengalami luka, namun menjalani perawatan intensif
  8. Putra – luka bakar pada bagian punggung
  9. Dg Tangga – luka pada lengan kiri dan kaki kanan
  10. Sampara Jarung Dg Tujuh – tidak mengalami luka
Baca Juga: 
Pohon Tumbang di Tello Baru Makassar, Tiang Listrik Ikut Roboh Akibat Angin Kencang

Kronologi Ledakan Kapal Nelayan di Paotere

Ledakan terjadi di sekitar area tanggul Pelabuhan Paotere, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.

Kapal yang meledak diketahui bernama KM Risnawati Indah, yang dinakhodai oleh Culli Dg Ewa dengan jumlah ABK sebanyak sembilan orang.

“Kapal diketahui hendak memasuki kawasan pelabuhan Paotere untuk membongkar hasil tangkapan ikan sebelum didistribusikan ke tempat pelelangan ikan,” ujar Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Aipda Adil dalam keterangannya, Selasa (3/2).

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/