Overview
SulawesiPos.com – Pesawat Lion Air rute Makassar–Palu batal mendarat di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu pada Jumat (30/1/2026) malam akibat kondisi angin kencang.
Meski sudah hampir mendarat, pilot memutuskan mengalihkan penerbangan ke Balikpapan demi menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Pesawat jenis Boeing 737-8GP dengan nomor registrasi PK-LOJ tersebut sebelumnya dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada sore hari pukul 15.35 Wita.
Namun penerbangan mengalami penundaan cukup lama hingga akhirnya lepas landas di malam harinya pukul 20.52 Wita.
Saat mendekati wilayah Palu, pesawat sudah berada pada posisi siap mendarat.
Berdasarkan pantauan penerbangan, ketinggian pesawat tercatat sangat rendah yakni hanya 400 kaki.
Hal tersebut menandakan proses pendaratan hampir dilakukan sebelum akhirnya dibatalkan.
Angin kencang yang melanda Kota Palu dan sekitarnya membuat kondisi pendaratan dinilai tidak aman.
Pilot kemudian melakukan prosedur go-around dan sempat berputar di atas Teluk Palu untuk menunggu peluang cuaca membaik.
Namun hingga beberapa saat kemudian, situasi cuaca tidak menunjukkan perubahan signifikan.
Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, awak kokpit akhirnya memutuskan mengalihkan pendaratan ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.
Setibanya di Balikpapan, pesawat juga tidak langsung mendarat.
Pilot kembali melakukan satu kali manuver tambahan untuk memastikan jalur pendaratan aman sebelum menyentuh landasan pacu.
Setelah menempuh perjalanan udara sekitar satu jam 45 menit sejak lepas landas dari Makassar, pesawat Lion Air PK-LOJ akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Sepinggan, Balikpapan.
Seluruh penumpang dan kru dilaporkan dalam kondisi aman, sementara kejadian ini menegaskan pentingnya keputusan cepat pilot dalam menghadapi cuaca ekstrem.