SulawesiPos.com – Pemerintah Kota Makassar mulai menyiapkan langkah-langkah untuk meningkatkan fungsi tiga terminal utama sebagai pusat transportasi dan aktivitas masyarakat.
Terminal yang menjadi fokus pengembangan antara lain Terminal Regional Daya, Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli.
Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, menyebutkan bahwa Terminal Regional Daya akan dihidupkan kembali dengan pengaktifan bertahap armada perusahaan otobus (PO).
Selain itu, kawasan terminal juga akan ditata agar aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat berjalan lebih tertib dan produktif.
“Bagaimana PO itu kita masukkan kembali. Sekarang ini kita lakukan untuk kedatangan, Insyaallah kedepan keberangkatannya. Dan bagaimana terminal itu bisa kita aktifkan kembali terutama UMKMnya,” jelas Elber dalam audiensi yang digelar di Balai Kota Makassar, Sabtu (24/01/2026).
Terminal Malengkeri mendapatkan perhatian melalui tiga program. Pertama, Pasar Bongkar Muat tengah dibenahi dari sisi infrastruktur, termasuk pemasangan paving block untuk mengurangi genangan air.
Kedua, pembangunan Koperasi Merah Putih ditargetkan rampung pada Februari mendatang untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.
Ketiga, Perumda Terminal Makassar Metro berencana menghadirkan pool angkutan tambahan guna meningkatkan mobilitas dan aktivitas di terminal.
Sementara itu, Terminal Toddopuli tengah dikaji penataan kawasan secara menyeluruh, termasuk rencana pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Langkah ini diharapkan membuat terminal tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

