Overview
- Kronologi pencurian emas Antam dan uang dolar senilai Rp 200 juta di Makassar bermula karena rumah majikannya yang kosong.
- Pelaku masuk lewat garasi, naik ke lantai dua, lalu mengambil uang asing dan emas batangan dari dalam koper di kamar.
- Aksi pencurian terbongkar setelah korban melapor ke polisi, hingga pelaku akhirnya menyerahkan diri dan ditahan Polsek Panakkukang.
SulawesiPos.com – Aksi pencurian emas batangan dan uang dolar senilai Rp 200 juta yang dilakukan seorang sopir keluarga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terungkap bermula dari kondisi rumah majikan yang sedang kosong.
Pelaku berinisial MT alias Taufiq (26), yang diketahui merupakan mahasiswa semester empat dan bekerja sebagai sopir pribadi, memanfaatkan situasi tersebut untuk melancarkan aksinya di rumah majikannya di Jalan Tirta Nusantara, Kecamatan Panakkukang.
Berdasarkan pengakuan pelaku kepada polisi, ia masuk ke dalam rumah melalui garasi mobil yang tidak terkunci. Setelah berhasil masuk, pelaku langsung menuju ke lantai dua rumah.
Di lantai dua, pelaku mendapati pintu salah satu kamar dalam kondisi terbuka setengah. Ia pun masuk ke dalam kamar dan melihat sebuah koper tergeletak di samping tempat tidur.
Di dalam koper tersebut, pelaku melihat dua dompet yang berada di luar. Rasa penasaran mendorongnya membuka dompet tersebut, hingga mendapati sejumlah mata uang asing.
“Ada dolar Singapura, Amerika, Iran, sama ringgit Malaysia,” ujar pelaku saat diinterogasi polisi.

