30 C
Makassar
18 January 2026, 15:55 PM WITA

Cuaca Ekstrem Mengintai, Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

SulawesiPos.com – Ancaman cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan mendorong Pemerintah Kota Makassar menetapkan status siaga cuaca sejak Senin, 12 Januari 2026, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Penetapan status siaga ini dilakukan setelah pemerintah kota menerima dan mencermati hasil analisis serta peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait peningkatan curah hujan yang berpotensi memicu banjir dan genangan di sejumlah wilayah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi kemungkinan terburuk akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Menurut Munafri, status siaga menjadi dasar bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, mulai dari kesiapan personel, alat penanggulangan bencana, hingga penguatan koordinasi lintas instansi.

Ia menegaskan, setiap kebijakan kebencanaan yang diambil Pemkot Makassar berlandaskan pada data dan kajian ilmiah, bukan semata pertimbangan asumtif.

“Seluruh keputusan diambil berdasarkan analisis BMKG. Pemerintah daerah hanya memastikan hasil kajian itu diterjemahkan menjadi langkah antisipatif di lapangan,” katanya.

Baca Juga: 
Dosen Ludahi Kasir Swalayan di Makassar, Setelah Dipecat dan Turun Pangkat Kini Jadi Tersangka

Dengan diberlakukannya status siaga, pemantauan wilayah rawan banjir dan genangan menjadi prioritas.

Pemerintah kota juga mengintensifkan koordinasi dengan camat, lurah, serta unsur kewilayahan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi peningkatan debit air atau gangguan cuaca lainnya.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri, terutama bagi warga yang bermukim di kawasan rawan banjir.

Wali kota juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko.

SulawesiPos.com – Ancaman cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan mendorong Pemerintah Kota Makassar menetapkan status siaga cuaca sejak Senin, 12 Januari 2026, sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Penetapan status siaga ini dilakukan setelah pemerintah kota menerima dan mencermati hasil analisis serta peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait peningkatan curah hujan yang berpotensi memicu banjir dan genangan di sejumlah wilayah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi kemungkinan terburuk akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Menurut Munafri, status siaga menjadi dasar bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, mulai dari kesiapan personel, alat penanggulangan bencana, hingga penguatan koordinasi lintas instansi.

Ia menegaskan, setiap kebijakan kebencanaan yang diambil Pemkot Makassar berlandaskan pada data dan kajian ilmiah, bukan semata pertimbangan asumtif.

“Seluruh keputusan diambil berdasarkan analisis BMKG. Pemerintah daerah hanya memastikan hasil kajian itu diterjemahkan menjadi langkah antisipatif di lapangan,” katanya.

Baca Juga: 
Cuaca Makassar Besok 9 Januari 2026: Pagi Hujan Ringan, Siang-Sore Berawan

Dengan diberlakukannya status siaga, pemantauan wilayah rawan banjir dan genangan menjadi prioritas.

Pemerintah kota juga mengintensifkan koordinasi dengan camat, lurah, serta unsur kewilayahan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi peningkatan debit air atau gangguan cuaca lainnya.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri, terutama bagi warga yang bermukim di kawasan rawan banjir.

Wali kota juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/