27 C
Makassar
18 January 2026, 19:11 PM WITA

4 Saham Pilihan Analis, IHSG Diproyeksikan Menguat di Awal Pekan

2. EMAS – Buy on Weakness

Saham EMAS diproyeksikan menguat 1,35 persen ke level 5.625 dengan dominasi volume beli. Selama harga bertahan di atas 5.275, EMAS diperkirakan berada pada awal wave [5] dari {C}.

  • Buy on Weakness: 5.475–5.600
  • Target Price: 6.100, 6.400
  • Stoploss: di bawah 5.275

3. CMRY – Speculative Buy

CMRY diperkirakan terkoreksi 1,77 persen ke level 5.550 seiring tekanan jual. Namun secara teknikal, saham ini dinilai sedang berada di fase awal wave 5.

  • Spec Buy: 5.425–5.525
  • Target Price: 5.925, 6.300
  • Stoploss: di bawah 5.325

4. GOTO – Buy on Weakness

GOTO diproyeksikan menguat 7,81 persen ke level 69 dengan peningkatan volume transaksi dan pergerakan harga yang menembus MA20. Selama bertahan di atas level 64, saham ini diperkirakan membentuk awal wave [iii] dari wave C.

  • Buy on Weakness: 65–68
  • Target Price: 71, 73
  • Stoploss: di bawah 64

(tar)

Baca Juga: 
Cuaca Ekstrem Lumpuhkan Akses Jalan dan Rusak Permukiman di Makassar–Maros

2. EMAS – Buy on Weakness

Saham EMAS diproyeksikan menguat 1,35 persen ke level 5.625 dengan dominasi volume beli. Selama harga bertahan di atas 5.275, EMAS diperkirakan berada pada awal wave [5] dari {C}.

  • Buy on Weakness: 5.475–5.600
  • Target Price: 6.100, 6.400
  • Stoploss: di bawah 5.275

3. CMRY – Speculative Buy

CMRY diperkirakan terkoreksi 1,77 persen ke level 5.550 seiring tekanan jual. Namun secara teknikal, saham ini dinilai sedang berada di fase awal wave 5.

  • Spec Buy: 5.425–5.525
  • Target Price: 5.925, 6.300
  • Stoploss: di bawah 5.325

4. GOTO – Buy on Weakness

GOTO diproyeksikan menguat 7,81 persen ke level 69 dengan peningkatan volume transaksi dan pergerakan harga yang menembus MA20. Selama bertahan di atas level 64, saham ini diperkirakan membentuk awal wave [iii] dari wave C.

  • Buy on Weakness: 65–68
  • Target Price: 71, 73
  • Stoploss: di bawah 64

(tar)

Baca Juga: 
IHSG Sempat Capai 9.000, Menkeu Purbaya Sebut Ini Baru Permulaan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/